JATINANGOR - Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Malinau bangga atas prestasi dan suksesnya Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menjadi komandan upacara pada pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXV, Jumat (27/7) di lapangan Parade Abdi Praja IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa barat.
“Kami merasa bangga, karena representasi dari alumni diwakili oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si ditunjuk sebagai komandan upacara dan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, lancar dan sukses,” ucap M. Fiteriady, S.STP, M.Si kepada Radar Tarakan mewakili IKAPTK Kabupaten Malinau saat hadir dan menyaksikan langsung pelaksanaan upacara pelantikan.
Dikatakan Purna Praja angkatan X ini, Bupati Malinau Yansen TP yang merupakan alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Samarinda tahun 1986 itu juga representasi dari warga Kabupaten Malinau dan kebanggaan masyarakat, karena mampu berdiri di tengah-tengah para alumni, para PPM se-Indonesia yang baru dilantik dan para orang tuanya yang hadir di lapangan Parade Abdi Praja IPDN mengikuti pelantikan PPM.
“Kami turut berbangga dan sebagai alumni. Beliau menjadi panutan dan tauladan kami. Semoga suatu saat nanti ada juga salah satu di antara kami yang berdiri dan bertindak sebagai komandan upacara pada pelantikan PPM berikutnya,” katanya mengucapkan harapan dan doa.
Saat ditanya apakah sudah pernah sebelumnya seorang kepala daerah di Kalimantan menjadi komandan upacara pada pelantikan PPM, pria yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Malinau Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Hubungan Antar Lembaga ini mengatakan bahwa seingatnya belum pernah ada.
“Seingat saya dan sepanjang sepengetahuan saya, belum pernah ada komandan upacara dari kepala daerah yang ada di Kalimantan. Yang mengajukan diri banyak, tapi biasanya tim dari IPDN dan dari Kemendagri punya kriteria tertentu untuk menentukan apakah seseorang itu atau kepala daerah tersebut bisa melaksanakan tugas sebagai komandan upacara atau tidak,” bebernya.
Fiteriady sangat bersyukur dengan ditunjuknya suami dari Ping Yansen tersebut menjadi komandan upacara, karena mempunyai efek positif yang luas. Terutama, Kabupaten Malinau yang berada di wilayah perbatasan Indonesia yakni Malaysia makin dikenal orang se-Indonesia.
“Tadi kan disebutkan CV (curriculum vitae) Bupati Malinau bahwa beliau adalah Bupati dari Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Jadi, hampir seluruh tamu undangan yang hadir, memang pasti bertanya Malinau di mana, posisinya di mana. Dan dengan disebutkannya nama Kabupaten Malinau, apalagi disiarkan melalui media elektronik dan surat kabar, secara otomatis mengangkat Kabupaten Malinau dan lebih dikenal oleh masyarakat secara luas,” tukasnya. (ags/fly)
Editor : Azwar Halim