MALINAU – Dalam momen penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Malinau Tahun Anggaran (TA) 2017 pada Rabu (28/2) lalu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si sempat menyampaikan berbagai penghargaan dan pengakuan dari berbagai pihak kepada Kabupaten Malinau.
Penghargaan dan pengakuan itu disebutkan Bupati, didapat atas semua komitmen dan kerja keras pemerintah daerah (pemda) beserta seluruh jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malinau yang dilakukan sepanjang tahun 2017, khususnya dalam mewujudkan secara nyata lima pilar pembangunan daerah dan empat komitmen daerah. “Penghargaan dan pengakuan tersebut dari pemerintah pusat serta lembaga nirlaba yang dianugerahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Malinau,” ujar Yansen TP di hadapan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malinau serta tamu undangan rapat paripurna penyampaian LKPj kepala daerah TA 2017 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malinau.
Penghargaan-penghargaan yang diterima berupa piagam penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI), yaitu opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah TA 2016-2017, kemudian penghargaan kepada Bupati Malinau sebagai salah satu dari 10 kepala daerah teladan di seluruh Indonesia tahun 2017 pilihan Majalah Tempo.
Penghargaan juga diterima Bupati Malinau dan Direktur PDAM Apa’ Mening Kabupaten Malinau dari Majalah Business News Indonesia yang bekerja sama dengan Asia Business Center sebagai Top Pembina BUMD tahun 2017 dan Top CEO BUMD tahun 2017. Piagam penghargaan juga diberikan Lembaga Administrasi Negara (LAN) kepada Bupati Malinau sebagai Bupati Terbaik Tahun 2017, yang memberikan perhatian tinggi terhadap pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Berbagai penghargaan juga diperoleh Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Malinau. Di antaranya meraih juara I tertib administrasi PKK, juara dua Iva Test, juara III hatinya PKK, juara III UP2K Pokja II, serta juara III pola asuh anak dan remaja tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 tahun 2017.
Di tingkat pusat, TP PKK Kabupaten Malinau juga mendapat penghargaan Upakarti Madya II dalam lomba pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada puncak acara HKG PKK dan Jambore Kader PKK tahun 2017 di Jakarta.
Penghargaan juga diperoleh Pemkab Malinau dari Pemerintah Republik Indonesia atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi. Selain itu, atas komitmen Pemkab Malinau menyehatkan masyarakat, Pemkab Malinau mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) program JKN-KIS.
Terkait perpajakan, Pemkab Malinau juga menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik atas pemenuhan kewajiban perpajakan dalam pengelolaan dana desa tahun 2017 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Penghargaan lainnya yang diterima adalah dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara kepada RSUD Kabupaten Malinau sebagai juara II rumah sakit sayang ibu tingkat Provinsi Kaltara. Dan terakhir, penghargaan yang sangat membanggakan yaitu dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang diberikan kepada RSUD Kabupaten Malinau atas capaian atau peningkatan hasil akreditasi tingkat paripurna.
“Ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan kita semua, karena di Provinsi Kaltara, hanya Kabupaten Malinau (RSUD) yang mengikuti akreditasi (pertama kali) langsung mendapatkan tingkat paripurna,” ungkap Bupati. Capaian ini, lanjut Bupati, sejalan dengan komitmen daerah untuk mewujudkan RSUD Kabupaten Malinau sebagai rumah sakit rujukan.
Dikatakan Bupati, semuanya penghargaan tersebut diterima merupakan buah dari kerja keras bersama, juga perhatian dari masyarakat Kabupaten Malinau yang terus-menerus memberi dorongan semangat kepada pemerintah daerah dan jajaran, sehingga motivasi semangat dalam pengelolaan rumah sakit, hingga terwujud sebagaimana yang telah dinilai dengan baik oleh tim KARS pusat.
“Dari berbagai penghargaan ini sesungguhnya tidak hanya bermakna pengakuan akan kinerja seluruh elemen pemerintah daerah, DPRD, swasta dan masyarakat, tapi juga mengandung nilai korektif untuk semakin memperbaiki kinerja daerah sebagai bentuk tanggung jawab kita bersama dalam mewujudkan perubahan yang semakin maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malinau,” kata Bupati Malinau periode 2011- 2016 dan 2016-2021 yang berpasangan dengan Topan Amrullah, S.Pd, M.Si ini, (ags/ash)
Editor : Azwar Halim