Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tiang Penentu Konsep Teras

Azwar Halim • Senin, 22 Januari 2018 | 12:29 WIB
tiang-penentu-konsep-teras
tiang-penentu-konsep-teras

KONSEP teras tergantung dari bentuk rumah. Seperti konsep klasik Romawi, menonjolkan tiang-tiang bangunan kokoh namun tetap elegan. Konsep klasik Romawi banyak dipakai rumah mewah. “Kalau rumah mewah, jarang memang menggunakan konsep minimalis, karena  tipe besar pasti menggunakan gaya romawi,” kata Fernando, Ketua Koordinator Wilayah Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Tarakan.


Konsep Romawi sangat cocok dipakai bagi rumah besar. Gayanya biasanya mirip dengan gaya arsitektur Eropa. Nilai yang didapatkan juga akan menjadi sempurna, karena konsep ini menambah nilai arsitektur rumah. Bagi yang memandang akan terkagum-kagum. “Ini cocok hanya untuk rumah yang besar dan megah, tetapi untuk rumah minimalis akan terlihat kurang cocok,” ungkapnya.


Untuk rumah minimalis lebih identik dengan vertikal atau horizontal. Terkadang menggunakan satu tiang vertikal yang menjulang ke atas. Tiangnya biasa, tetapi banyak juga yang menambahkan kesan ukiran untuk lebih memperindah. “Kuncinya yah bisa dibuat dari keunikannya, tiang biasa bisa diukir dengan lebih baik lagi,” ungkapnya.


Karena desain teras tidak akan pernah lepas dari tiang, karena tiang yang akan membuat kokoh. Desain tiang sendiri dapat dikreasikan dengan berbagai material-material pilihan yang dikombinasikan agar membuat tiang menjadi lebih berwarna dengan bentuk yang berbeda.


Tentu membuat tiang teras juga harus mengikuti konsep yang telah dibuat, agar keharmonisan dan tampilan yang diinginkan bisa didapatkan dan tidak jauh dari konsep yang memang telah disusun sejak awal. Referensi gambar dari mana pun juga dibutuhkan untuk menambah kreativitas dalam membuat tiang teras rumah.


“Karena bisanya ada yang biasa saja membuat tiangnya, padahal bisa dibuat menjadi lebih bagus lagi,” pungkasnya. (*/naa/lim)

Editor : Azwar Halim