MALINAU - Upaya Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperluas akses pendidikan tinggi hingga ke wilayah perbatasan dan pedalaman mendapat apresiasi dari Universitas Terbuka (UT).
Pemkab Malinau berhasil meraih penghargaan Piala Citra Saghatana dalam kategori Mitra Institusi Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka yang digelar di UT Convention Center, Jumat (4/9) lalu.
Penghargaan diterima Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Dr. Muhammad Fiteriady, yang hadir mewakili Bupati Malinau Wempi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi, konsistensi, dan kolaborasi strategis antara Pemkab Malinau dan Universitas Terbuka dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui sistem pendidikan jarak jauh.
Kemitraan tersebut dinilai memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat Malinau untuk mengakses pendidikan tinggi, termasuk masyarakat yang berada di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Pemkab Malinau juga terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program inovasi yang telah dijalankan sejak 2021. Di antaranya Program Desa Sarjana Unggul dan Wajib Belajar Malinau Maju.
Usai menerima penghargaan, Bupati Malinau Wempi melalui Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Fiteriady menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Universitas Terbuka atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Malinau.
"Penghargaan Piala Citra Saghatana ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Malinau dan Universitas Terbuka untuk memastikan masyarakat di Bumi Intimung mendapatkan akses pendidikan tinggi yang merata dan berkualitas. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari visi besar Bapak Bupati Malinau serta kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah," ujar Fiteriady.
Menurutnya, kerja sama dengan Universitas Terbuka tidak hanya ditujukan untuk memperluas akses pendidikan, tetapi juga mendukung peningkatan kualifikasi akademik aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
Hal tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Malinau mencetak SDM yang unggul, cerdas, dan memiliki daya saing, termasuk bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan pendidikan.
"Jadi Universitas Terbuka selama ini menilai Pemkab Malinau adalah sebagai salah satu mitra strategis yang punya dan memiliki kepedulian tinggi serta langkah nyata dalam mengimplementasikan perluasan layanan pendidikan tinggi di daerah, khusunya wilayah perbatasan," jelasnya.
Ke depan, Pemkab Malinau berharap kemitraan tersebut dapat terus diperkuat dan diperluas. Dengan demikian, akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman dapat semakin terbuka. (dip)
Editor : Azward Halim