MALINAU - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Malinau melalui aksi kemanusiaan untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah bencana alam. Solidaritas tersebut diwujudkan dalam bentuk penggalangan dana yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Aksi penggalangan dana ini dilakukan oleh Kerukunan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (KKB-NTT) Kabupaten Malinau sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Sekretaris KKB-NTT Kabupaten Malinau sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Penggalangan Dana, Wilibaldus, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh rasa keprihatinan dan persaudaraan.
"Kegiatan penggalangan dana ini kami lakukan dengan tulus dan penuh rasa keprihatinan sebagai wujud solidaritas dan rasa persaudaraan kami kepada saudara-saudari, keluarga, dan seluruh warga masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang saat ini sedang mengalami musibah bencana alam, khususnya gempa bumi," ujar Wilibaldus kepada Radar Tarakan.
Menurutnya, panitia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Malinau apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat ketidaknyamanan. Hal itu menyusul adanya sejumlah anggota KKB-NTT yang turun langsung ke jalan untuk menggalang bantuan dari masyarakat.
Penggalangan dana dilaksanakan selama tiga hari, yakni Jumat (21/8) pukul 11.00 hingga 17.30 WITA, Sabtu (22/8) pukul 16.00 hingga 17.30 WITA, dan Senin (24/8) pukul 16.00 hingga 17.30 WITA.
Respons masyarakat pada hari pertama cukup positif. Wilibaldus menyampaikan, dana yang berhasil dihimpun pada Jumat mencapai Rp11.753.000.
"Puji Tuhan pada hari pertama kami telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp11.753.000. Hal ini menunjukkan bahwa warga Malinau sangat peduli dan prihatin terhadap musibah yang menimpa saudara kita di NTT," katanya.
Ia berharap penggalangan dana yang masih berlangsung dapat berjalan lancar dan masyarakat tetap memberikan dukungan sehingga bantuan yang terkumpul dapat semakin banyak.
Wilibaldus menjelaskan, panitia pelaksana memiliki tugas sebatas mengumpulkan dana. Setelah seluruh rangkaian penggalangan selesai, dana akan dihitung dan dilaporkan kepada Ketua KKB-NTT Kabupaten Malinau serta para ketua kerukunan kabupaten asal yang berada di bawah naungan KKB-NTT.
"Selanjutnya akan dibahas bersama mekanisme dan proses pengiriman bantuan ke NTT," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang diterima panitia dari warga di NTT, sejumlah kebutuhan yang diperlukan masyarakat terdampak antara lain bahan makanan, terpal untuk tempat tinggal sementara, obat-obatan, selimut, sabun dan kebutuhan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, KKB-NTT Kabupaten Malinau turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Sosial, Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, serta Polres Malinau yang telah memberikan izin dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh warga KKB-NTT Kabupaten Malinau, khususnya para pemuda dan masyarakat yang turut terlibat dalam aksi penggalangan dana. "Semoga bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT," pungkasnya. (dip)
Editor : Azward Halim