Dimulai Dari Keluarga, Ketua Adat Dayak Kayan Malinau Dorong Perempuan Daerah Jadi Teladan Generasi

Dip Ratar • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 05:13 WIB
Ketua Umum Dayak Kayan Kabuputen Malinau, Ping Ding. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
Ketua Umum Dayak Kayan Kabuputen Malinau, Ping Ding. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU - Perempuan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa. Peran tersebut tidak hanya dimulai dari lingkungan keluarga, tetapi juga dapat diwujudkan melalui keterlibatan aktif perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua Umum Dayak Kayan Kabupaten Malinau sekaligus Ketua DPRD Malinau, Ping Ding, mendorong perempuan di Kabupaten Malinau untuk terus mengambil peran dalam berbagai bidang serta menjadi teladan bagi generasi penerus.

Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Menurut Ping Ding, perempuan memiliki kedekatan langsung dengan generasi muda, terutama melalui peran sebagai ibu dan bagian penting dalam keluarga.

“Perempuan ini kan sentuhan langsung kepada generasi penerus,” kata Ping Ding.

Ia mengatakan, semangat kemerdekaan juga perlu dimaknai melalui peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat. Perempuan tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mendidik anak, tetapi juga diharapkan aktif berkontribusi dalam berbagai sisi kehidupan sosial.

“Setiap perempuan Malinau melihat sisi kemerdekaan itu dengan peran perempuan, sebagai istri, sebagai ibu, dan sebagai bagian penting dari masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk mendapatkan pendidikan mengenai nilai-nilai kehidupan. Karena itu, keteladanan orang tua, khususnya ibu, menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Ping Ding juga mengajak perempuan untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Perempuan, kata dia, memiliki ruang untuk mengambil peran aktif dalam berbagai bidang pelayanan dan kehidupan masyarakat.

“Memberikan teladan langsung dan ambil peran aktif dalam semua sisi layanan kepada masyarakat. Dan itu ada di kaum perempuan,” tuturnya.

Ia menilai keterlibatan perempuan berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebab, perempuan memiliki hubungan langsung dengan proses tumbuh kembang anak dan pembentukan generasi yang nantinya akan meneruskan pembangunan daerah maupun bangsa.

Selain mendorong perempuan untuk aktif berperan, Ping Ding juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan yang mampu melindungi anak-anak dari berbagai hal yang dapat merusak masa depan generasi muda.

“Tentunya kami sebagai perempuan berharap segala bentuk yang merusak generasi ini jauhkan dari masyarakat Malinau, jauhkan dari anak-anak kita,” tegasnya.

Ia berharap perempuan di Malinau dapat terus memperkuat perannya, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Keteladanan, pendidikan karakter dan keterlibatan dalam kehidupan sosial dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas.

Menurut Ping Ding, kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui seremoni, tetapi juga melalui kontribusi nyata seluruh masyarakat. Perempuan sebagai bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Dengan peran tersebut, perempuan diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga nilai-nilai sosial, budaya dan persatuan masyarakat Malinau, sekaligus ikut menentukan arah pembangunan generasi mendatang. (dip)

Editor : Azward Halim
malinau