Di Tengah Isu Sulitnya BBM di Kaltara, Pemkab Malinau Tegaskan Pasokan Masih Aman

Dip Ratar • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 04:50 WIB
BBM: Suasana antrean disalah satu pertashop di Malinau Kota. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
BBM: Suasana antrean disalah satu pertashop di Malinau Kota. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU - Di tengah mencuatnya isu sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Kabupaten Malinau memastikan ketersediaan maupun distribusi BBM di wilayahnya hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten Malinau, Erly Sumiyati mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena kuota BBM yang dialokasikan untuk Kabupaten Malinau masih mencukupi dan proses penyalurannya berjalan lancar.

“Untuk Kabupaten Malinau sementara ini masih berjalan dengan baik. Penyalurannya lancar dan kuota kita masih mencukupi. Jadi masyarakat jangan resah,” ujarnya saat diwawancarai Radar Tarakan, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, secara umum tidak ada kendala berarti dalam distribusi BBM di Kabupaten Malinau. Kendala hanya terjadi pada jalur distribusi menuju wilayah Apau Kayan yang dipengaruhi kondisi infrastruktur jalan di Long Bagun.

Menurut Erly, kerusakan jalan menyebabkan distribusi sedikit terhambat. Meski demikian, kondisi tersebut mulai membaik, terutama untuk penyaluran menuju Kecamatan Sungai Boh yang kini sudah kembali lancar.

“Kalau untuk daerah Apau Kayan memang ada sedikit kendala karena jalan di Long Bagun rusak sehingga distribusinya agak tersendat. Tetapi untuk Sungai Boh sekarang sudah mulai lancar,” katanya.

Sementara itu, penyaluran BBM di wilayah perkotaan maupun kecamatan lainnya tetap berlangsung normal. Seluruh SPBU di Kota Malinau, seperti SPBU Semoga Jaya dan SPBU Beringin, termasuk SPBU di wilayah Mentarang, masih melayani masyarakat tanpa hambatan.

“Untuk SPBU di Malinau Kota, khususnya Semoga Jaya dan Beringin, serta yang di Mentarang, semuanya berjalan lancar hingga saat ini. Belum ada keresahan masyarakat ataupun laporan mengenai gangguan distribusi BBM di Kabupaten Malinau,” jelasnya.

Erly menegaskan, isu kelangkaan BBM yang berkembang di sejumlah daerah lain di Kalimantan Utara tidak mencerminkan kondisi di Kabupaten Malinau. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi di daerah.

“Kalau untuk Malinau tidak ada masalah terhadap penyaluran. Tetapi kalau di luar daerah, kami tidak bisa memastikan bagaimana kondisinya,” lanjutnya.

Terkait kemungkinan penambahan kuota BBM, Erly menyebut hingga kini belum ada kebutuhan untuk mengusulkan tambahan karena alokasi yang tersedia masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk sementara belum ada penambahan kuota karena kuota kita masih cukup,” tuturnya.

Pemkab Malinau memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran pasokan. 

Masyarakat pun diimbau tetap tenang serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan agar distribusi tetap berjalan normal dan kebutuhan seluruh masyarakat dapat terpenuhi. (dip)

Editor : Azward Halim
malinau