Bupati Malinau Cup V Digelar Hingga 8 Agustus Siapkan Atlet Hadapi Porprov II Kaltara

Dip Ratar • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 00:41 WIB
ILUSTRASI: Turnamen Sepak Bola Lokal se-Kabupaten Malinau pada Irau Cup 2025. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
ILUSTRASI: Turnamen Sepak Bola Lokal se-Kabupaten Malinau pada Irau Cup 2025. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU - Bupati Malinau Cup (BMC) V Tahun 2026 kembali digelar sebagai ajang pembinaan dan penjaringan atlet-atlet potensial Kabupaten Malinau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara Tahun 2026. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 8 Agustus 2026 tersebut mempertandingkan 21 cabang olahraga (cabor) dan resmi dibuka pada Jumat (24/7) di Lapangan Sepak Bola Desa Kuala Lapang.

Ketua KONI Kabupaten Malinau yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus mengatakan, Bupati Malinau Cup tahun ini mengusung gambaran tema “Bupati Malinau Cup Prestasi Menuju Juara Porprov II Kaltara Tahun 2026”. Gambaran tema tersebut menjadi komitmen bersama dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaik Kabupaten Malinau untuk berprestasi di ajang Porprov mendatang.

“Jumat besok, tepatnya di Desa Kuala Lapang nanti akan dibuka langsung oleh Pak Bupati. Ada sekitar 21 cabang olahraga yang akan dipertandingkan selama BMC berlangsung sampai dengan sekitar tanggal 8 Agustus yang akan datang,” ujarnya saat di wawancarai Radar Tarakan.

Menurutnya, Bupati Malinau Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat dan mengukur potensi atlet yang dimiliki Kabupaten Malinau. Melalui ajang ini, KONI bersama masing-masing cabang olahraga dapat melakukan evaluasi terhadap kemampuan atlet yang nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Malinau pada Porprov II Kaltara. “Harapan kita paling tidak ini menjadi ajang melihat potensi-potensi yang mungkin masih terdapat di daerah kita,” katanya.

Ernes menjelaskan, persiapan pelaksanaan Bupati Malinau Cup telah dilakukan melalui sejumlah rapat koordinasi bersama KONI dan pengurus cabang olahraga. Berbeda dengan pelaksanaan BMC sebelumnya yang masih ditangani oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, pada tahun ini pelaksanaan pertandingan diserahkan sepenuhnya kepada KONI dan masing-masing cabang olahraga.

“Kalau untuk cabor yang nanti bertanding, kita sudah beberapa kali rapat selain bersama dengan KONI. Nanti cabor akan melaksanakan pertandingan masing-masing. Pembiayaan juga sudah kita serahkan melalui fakta integritas sehingga cabor yang melaksanakan sepenuhnya pertandingan dari BMC itu sendiri,” jelasnya.

Pelibatan langsung masing-masing cabang olahraga diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari Bupati Malinau Cup dapat menjadi salah satu indikator kesiapan atlet Kabupaten Malinau menghadapi Porprov II Kaltara Tahun 2026.

Selain menjadi ajang pembinaan atlet, Bupati Malinau Cup V juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM desa yang akan memamerkan berbagai produk unggulannya selama kegiatan berlangsung. (dip)

Editor : Azward Halim
malinau