MOTIVASI: Wabup Jakaria saat memberi motivasi kepada puluhan perserta pelatihan luar daerah.
MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar seleksi calon peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi dalam program Milenial Mandiri. Kegiatan ini meliputi pelatihan servis sepeda motor injeksi, perbaikan AC, kewirausahaan mandiri, teknik las, hingga menjahit.
Sebanyak 129 pendaftar mengikuti proses seleksi melalui aplikasi Saget, sementara kuota peserta yang dibutuhkan sebanyak 94 orang.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari inovasi daerah untuk menyiapkan generasi muda yang mandiri dan memiliki keterampilan kerja.
Baca Juga: Segera Digelar, Wabup Jakaria Pimpin Persiapan MTQ ke-10 Kaltara di Malinau
“Hari ini kita menyeleksi lima jenis pelatihan yang tertuang dalam program Milenial Mandiri. Ada servis AC di Bekasi, servis sepeda motor injeksi di Bandung, pelatihan menjahit di Samarinda, dan pengembangan kewirausahaan di Malinau,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (20/5).
Ia menjelaskan, seluruh pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 40 hari. Menurutnya, waktu tersebut cukup untuk membentuk kemampuan dan kesiapan peserta agar mampu berwirausaha maupun bekerja secara mandiri setelah pelatihan selesai.
“Ada sekitar 80 orang yang akan kita latih dalam lima jurusan. Kita harapkan ke depan mereka bisa membuka usaha atau berwirausaha di Kabupaten Malinau,” katanya.Baca Juga: Wabup Jakaria Apresiasi TMMD ke-128, Bukti Sinergi TNI dan Pemkab Bangun Malinau
Jakaria menambahkan, program Milenial Mandiri diperuntukkan bagi generasi muda yang belum terakomodasi dalam program wajib belajar Malinau Maju maupun program Desa Sarjana.
“Program Milenial Mandiri ini untuk mereka yang tidak termasuk dalam program wajib belajar Malinau Maju maupun Desa Sarjana. Mereka kita latih supaya bisa mandiri juga,” jelasnya.
Pelaksanaan program tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah dan mitra, termasuk Dinas Ketenagakerjaan serta PKK Kabupaten Malinau sebagai lokus pelaksanaan kegiatan pelatihan.
Baca Juga: Pemkab Malinau Perkuat Gerakan Anti Narkoba dan Moderasi Beragama untuk Generasi Muda
Ia berharap para peserta yang lolos nantinya tidak hanya mampu bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal.
“Mereka harus bisa mandiri dan membangun usaha sendiri. Minimal bisa bekerja untuk diri pribadi, tetapi kita berharap mereka juga bisa merekrut tenaga kerja dari Malinau agar pengangguran di Kabupaten Malinau dapat berkurang,” tutupnya. (*dip)
Editor : Rahul