Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sekda Ernes Rencanakan SPAM Terpadu Malinau Utara, Solusi Air Bersih Jangka Panjang

Radar Tarakan • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:41 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.
DIPA/RADAR TARAKAN
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau mulai mematangkan rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Terpadu di Kecamatan Malinau Utara sebagai solusi jangka panjang pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Rencana strategis tersebut diproyeksikan menjadi langkah besar pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan kualitas dan ketersediaan air baku yang selama ini masih bergantung pada Sungai Sesayap.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan pembangunan SPAM terpadu nantinya akan dirancang untuk melayani kawasan perkotaan hingga wilayah penyangga di sekitarnya.

Baca Juga: Wabup Malinau Ikuti Rakor Inflasi dan Launching Buku Pendidikan Antikorupsi Nasional

Menurutnya, sumber air baku yang direncanakan berbeda dengan sistem yang ada saat ini. Jika selama ini pelayanan air bersih mengandalkan air permukaan Sungai Sesayap, ke depan sumber air akan diambil dari kawasan pegunungan di Tanjung Lima.

“Kenapa kita ambil di Tanjung Lima? Karena sumber air di sana berbeda dan tidak terkait dengan aktivitas di bagian atasnya, sehingga lebih ideal untuk jangka panjang,” ujar Ernes, Senin (11/5).

Ia menjelaskan, penggunaan sumber air pegunungan dinilai lebih aman dan stabil untuk kebutuhan pelayanan air bersih masyarakat di masa depan. Selain itu, kualitas air yang lebih baik juga diyakini dapat menekan biaya pengolahan air.

Baca Juga: Tutup MTQ ke-22 Malinau, Wabup Jakaria Komitmen Perkuat Pembinaan Qori dan Hafiz Al-Qur’an

Selama ini, penggunaan bahan kimia untuk pengolahan air Sungai Sesayap menjadi salah satu beban operasional terbesar Perumda Air Minum Apa Mening. Kondisi tersebut dipengaruhi kualitas air sungai yang terus mengalami penurunan akibat aktivitas industri dan pertambangan di wilayah hilir.

Karena itu, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Lima dipandang sebagai solusi konkret dalam menciptakan sistem pelayanan air bersih yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Kita rencanakan ini dilakukan secara bertahap. Yang paling penting, pembangunan ini dipersiapkan untuk masa depan air bersih di Malinau,” katanya.

Baca Juga: Sekda Malinau Buka Konsultasi Publik Kenaikan Tarif Air PDAM, Fokus Tingkatkan Pelayanan

Pemkab Malinau menilai kawasan Tanjung Lima sangat ideal untuk pengembangan SPAM terpadu karena memiliki sumber air mandiri dan tidak terdampak langsung aktivitas pengembangan energi maupun gangguan di aliran sungai utama lainnya.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama dalam mendukung kesehatan masyarakat, kenyamanan permukiman, dan pertumbuhan ekonomi.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, Pemkab Malinau turut memberi perhatian terhadap keberlanjutan layanan air bersih melalui kebijakan tarif yang rasional dan terukur agar pelayanan tetap berjalan optimal di masa mendatang. (*dip)

Editor : Rahul
#sekda ernes #spam #malinau utara #air bersih