Bupati Kabupaten Malinau, Wempi W. Mawa.
MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa melakukan penanaman perdana jagung varietas unggulan hasil kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar di lahan pemerintah daerah kawasan Jalan Kantor-Kantor Pengadilan Negeri, Jumat (8/5).
Kegiatan Penanaman Jagung Bersama tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus memanfaatkan lahan tidur menjadi kawasan produktif.
Bupati Wempi mengatakan benih jagung yang ditanam merupakan hasil kunjungannya beberapa waktu lalu ke Fakultas Pertanian Unhas Makassar.
“Salah satu produk yang kita tanam adalah jagung. Dari hasil kunjungan saya beberapa waktu lalu ke Universitas Hasanuddin Makassar, varietas jagung ini bentuknya berbeda,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat diwawancarai, Jumat (8/5).
Menurutnya, benih tersebut diserahkan langsung oleh profesor dari Unhas untuk dikembangkan di Malinau sebagai bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.
“Kami ingin mencoba, mudah-mudahan ini mampu berkembang karena kondisi tanahnya cukup mendukung. Ini tanam perdana kita dengan bibit yang diserahkan langsung oleh bapak profesor dari Unhas,” katanya.
Jagung varietas Unhas tersebut dikenal memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari produktivitas tinggi, tongkol lebih besar dan padat berisi, hingga lebih tahan terhadap penyakit dibanding varietas biasa. Selain itu, tanaman ini juga memiliki karakter batang tetap hijau saat panen atau stay green sehingga cocok dimanfaatkan untuk pakan ternak.
Baca Juga: Pemkab Malinau Segera Data Pekerja Rentan untuk Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Lewat DBH
Varietas tersebut juga memiliki biomassa tinggi yang diminati peternak sapi karena menghasilkan hijauan lebih banyak. Bahkan jagung ini dinilai cocok untuk kebutuhan industri pakan, pati hingga bioenergi dan telah diuji di berbagai daerah di Indonesia dengan respons positif dari para petani.
Selain jagung, Pemkab Malinau juga mulai menanam komoditas lain seperti pisang dan kates di kawasan lahan pemerintah daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Wempi menjelaskan kawasan sepanjang jalan tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi area pertanian produktif sekaligus memperindah lingkungan kota. “Lahan tidur ini ingin kita kelola supaya produktif, membuka lapangan pekerjaan, dan mendukung ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Tak hanya sektor pertanian, kawasan itu juga dirancang terintegrasi dengan pengembangan perikanan melalui pemanfaatan kanal-kanal air di sekitar lokasi.
“Bagaimana kanal besar ini nanti bisa dimanfaatkan untuk pengembangan ikan, lalu airnya juga dipakai untuk sumber kehidupan tanaman yang ada di atas,” tambahnya.
Baca Juga: DP3S Malinau Akan Tempel Stiker Rumah Miskin
Lebih lanjut, Wempi berharap kerja sama dengan pihak Unhas dapat terus berkembang melalui penerapan teknologi pertanian dan pengembangan berbagai komoditas unggulan di Kabupaten Malinau. “Kita ingin produk-produk yang dikembangkan secara akademisi dan teknologi itu bisa diterapkan di Malinau. Ini bagian dari upaya kita membangun pertanian sehat dan produktif,” pungkasnya. (*dip)
Editor : Rahul