Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Wabup Jakaria Pimpin Evaluasi KLA 2026, Target Malinau Capai KLA Sempurna 2029

Radar Tarakan • Kamis, 30 April 2026 | 16:21 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN
KLA: Wabup Jakaria saat memimpin rapat evaluasi terkait KLA Kabupaten Malinau.
DIPA/RADAR TARAKAN
KLA: Wabup Jakaria saat memimpin rapat evaluasi terkait KLA Kabupaten Malinau.

MALINAU – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, memimpin rapat evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Intulun, Kamis (30/4). Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Malinau.

Dalam arahannya, Jakaria menyampaikan bahwa saat ini Malinau berada pada kategori Nindya dengan nilai 736,75. Capaian tersebut dinilai cukup baik, meski masih akan melalui proses penilaian lanjutan di tingkat provinsi hingga kementerian.

“Ini sudah prestasi kita, mungkin cukup baik. Namun masih dinilai lagi dari provinsi dan kementerian KLA. Yang kita syukuri, Malinau sudah termasuk Kabupaten Layak Anak,” ujarnya kepada Radar Tarakan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh kepada gugus tugas KLA yang telah dibentuk dan diketuai oleh Sekretaris Daerah. Menurutnya, keberhasilan KLA sangat bergantung pada peran aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya dalam memperkuat kolaborasi dan inovasi di masing-masing klaster.

Jakaria juga menargetkan, pada tahun 2029 Malinau dapat mencapai predikat Kabupaten Layak Anak yang lebih tinggi, bahkan menuju kategori sempurna. Untuk itu, ia meminta OPD yang nilainya masih rendah agar segera melakukan perbaikan.

“Kita masih punya waktu sampai awal September untuk melengkapi berbagai kebutuhan, baik dari sisi manajemen maupun regulasi yang mendukung perlindungan anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama daerah. Menurutnya, kualitas SDM harus dipersiapkan sejak dini melalui berbagai program strategis, seperti wajib belajar Malinau Maju dan program Desa Sarjana.

“SDM itu tidak bisa kita tambah secara instan. Harus dipersiapkan dari sekarang. Harapannya, setelah masa kepemimpinan kami di 2029, generasi Malinau sudah siap bersaing di berbagai lini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan dan perlindungan anak secara menyeluruh, termasuk penyediaan fasilitas bermain yang aman dan layak, serta penguatan lingkungan sekolah yang ramah anak.

Menurut Jakaria, KLA merupakan bagian dari hulu pembangunan SDM yang harus dirancang secara bertahap melalui klaster-klaster yang telah ditetapkan. Tujuan akhirnya adalah memastikan tidak ada lagi anak terlantar di Kabupaten Malinau.

“Ini adalah tahapan yang harus kita siapkan bersama. KLA menjadi fondasi agar ke depan tidak ada lagi anak-anak terlantar di Malinau,” pungkasnya. (*dip)

Editor : Rahul
#target #malinau #KLA #Wabup #evaluasi