Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

MTQ Ke-22 Malinau Tambah Kaligrafi Digital dan KTIQ

Dip Ratar • Selasa, 21 April 2026 | 13:11 WIB
INOVASI: Rapat final MTQ Ke-22 Kabupaten Malinau yang dihadiri berbagai organisasi pemerintah dan agama. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
INOVASI: Rapat final MTQ Ke-22 Kabupaten Malinau yang dihadiri berbagai organisasi pemerintah dan agama. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-22 tingkat Kabupaten Malinau tahun 2026 akan menghadirkan sejumlah inovasi cabang lomba, di antaranya kaligrafi digital dan karya tulis ilmiah Alquran (KTIQ). Penambahan cabang ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat bersama LPTQ Malinau dan perwakilan Forkopimda Malinau.

Ketua Panitia MTQ Ke-22 Kabupaten Malinau, H. Sarwani, mengatakan bahwa perkembangan teknologi kini mulai diakomodasi dalam pelaksanaan MTQ, khususnya pada cabang kaligrafi yang tidak lagi terbatas pada media konvensional.

“Kaligrafi digital ini sudah mulai dilombakan sekitar dua tahun terakhir. Tahun lalu belum kita ikutsertakan, namun tahun ini kembali dimasukkan dengan mempertimbangkan ketersediaan peserta,” ujarnya, Jumat (17/4).

Ia menjelaskan, kehadiran kaligrafi digital membuka ruang baru bagi generasi muda untuk mengekspresikan seni Alquran melalui perangkat komputer. Meski berbasis digital, karya tetap dituntut mengikuti kaidah penulisan khat yang benar serta aspek estetika yang kuat.

Selain itu, cabang karya tulis ilmiah Alquran (KTIQ) juga kembali dipertandingkan. Cabang ini bersifat perorangan, baik putra maupun putri, dengan fokus pada penulisan ilmiah yang mengkaji kandungan Alquran sesuai tema yang telah ditetapkan.

“KTIQ menjadi wadah untuk mengasah kemampuan peserta dalam memahami dan mengkaji isi Alquran secara ilmiah. Tidak hanya membaca dan menghafal, tetapi juga menuangkan pemikiran dalam bentuk tulisan,” jelasnya.

Sarwani berharap, penambahan dan penguatan cabang lomba ini tidak hanya menjadi formalitas inovasi, tetapi benar-benar mampu meningkatkan minat peserta serta melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, tidak hanya dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga kreatif dan berwawasan luas.

MTQ Ke-22 Kabupaten Malinau dijadwalkan berlangsung mulai 20 April 2026, berpusat di Masjid At-Tauhid Malinau Kota serta sejumlah lokasi pendukung lainnya. Kegiatan ini diperkirakan berlangsung selama enam hari hingga penutupan. (*/dip/lim)

 

 

Editor : Azward Halim
#malinau