MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau segera memulai tahapan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) Tahun 2026. Tahap awal berupa asesmen dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 April mendatang.
Ketua Sekretariat Pelaksana Asesmen, Mekhendri, menjelaskan bahwa asesmen menjadi pintu awal dalam rangkaian seleksi sebelum peserta melanjutkan ke tahapan berikutnya.
“Yang kita lakukan dalam rangkaian seleksi terbuka ini seperti biasa, kita melaksanakan asesmen terlebih dahulu untuk para peserta,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (2/4).
Ia menerangkan, setelah asesmen, peserta akan mengikuti tahapan lanjutan berupa pemaparan makalah serta wawancara yang dilakukan oleh panitia seleksi (pansel).
“Setelah asesmen, nanti dilanjutkan dengan pemaparan makalah dan wawancara oleh tim pansel,” jelasnya.
Untuk menjaga objektivitas, asesmen akan dilakukan oleh tim asesor yang merupakan para psikolog profesional. Sementara itu, tahapan pemaparan makalah dan wawancara menjadi kewenangan tim pansel yang terdiri dari unsur internal dan eksternal.
“Kalau asesmen ini dilakukan oleh tim asesor, para psikolog yang kita datangkan. Sedangkan pemaparan makalah dan wawancara dilaksanakan oleh tim pansel,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mekhendri menyebutkan bahwa para asesor akan didatangkan dari BKPSDM Balikpapan guna memastikan proses seleksi berjalan secara profesional dan independen.
Seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Malinau dalam menjaring pejabat yang kompeten dan berintegritas untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan daerah.
Dengan tahapan yang berjenjang dan melibatkan berbagai unsur profesional, pansel berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan pejabat yang berkualitas serta mampu meningkatkan kinerja birokrasi di Kabupaten Malinau. (*dip)
Editor : Azward Halim