Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan pihaknya menerima banyak permintaan dari masyarakat untuk membersihkan tempat ibadah yang dipenuhi lumpur dan kotoran pasca banjir.
“Prioritas kami saat ini adalah masjid-masjid yang akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Id besok pagi, agar masyarakat bisa beribadah dengan nyaman,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Jumat (20/3).
Salah satu masjid yang telah dibersihkan adalah Masjid At-Taqwa di wilayah Malinau Seberang. Pembersihan dilakukan oleh personel dari pos sektor utara dengan melakukan penyemprotan air untuk menghilangkan lumpur di area sekitar masjid.
Menurut Rury, fokusnya failitas umum seperti masjid yang terdampak banjir. Lumpur dan kotoran yang terbawa air mengendap area bangunan, sehingga perlu penanganan cepat.
“Fokus kami adalah fasilitas umum seperti masjid yang terdampak banjir, terdampak lumpur dan kotoran. Karena itu kami langsung turun untuk membantu membersihkannya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan pembersihan ini dilakukan secara intensif sepanjang hari dengan mengerahkan personel dari berbagai sektor. Setiap tim ditugaskan menyasar masjid-masjid yang menjadi lokasi pelaksanaan Salat Id.
Di tengah keterbatasan personel karena sebagian anggota menjalani libur Idulfitri, kegiatan tetap berjalan dengan dukungan petugas lainnya.
“Kami tetap berupaya maksimal. Kegiatan ini dibantu oleh rekan-rekan yang non-muslim agar persiapan Salat Id besok bisa berjalan lancar,” ungkapnya.
Upaya ini diharapkan dapat memastikan masjid dalam kondisi bersih dan layak digunakan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan Salat Idulfitri dengan khusyuk meski di tengah kondisi pasca banjir. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim