Camat Mentarang Hulu, Paris, menyampaikan bahwa pihaknya bersama lintas instansi langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal berupa pembersihan material tanah, lumpur, serta batang kayu.
“Untuk saat ini, saya bersama Kepala Dinas Kesehatan serta tim dari DPU dan BPBD yang naik ke lokasi. Kami bergerak cepat untuk penanganan,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (18/7).
Sebagai langkah awal, tim telah membawa sekitar 800 liter BBM untuk mendukung operasional alat berat berupa satu unit buldoser dan satu unit ekskavato, alat berat ini dibawa dari Malinau dijadwalkan tiba pada siang ini guna mempercepat proses pembersihan material longsor serta membuka kembali akses jalan menuju lokasi terdampak.
Di sisi lain, bantuan bagi warga juga telah disiapkan. Pemerintah kecamatan bersama pemerintah daerah menyediakan kebutuhan pokok seperti beras dan sembako lainnya. BPBD turut menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.
Paris menjelaskan, longsor terjadi akibat aliran air dari bagian atas yang membawa material berupa batang kayu dan tanah hingga menimbun kawasan permukiman. Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah tenaga kesehatan serta satu rumah guru dilaporkan terdampak.
Ia juga mengimbau warga untuk sementara waktu tidak kembali ke rumah masing-masing, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang masih belum membaik. “Kami minta masyarakat tetap waspada dan tidak dulu kembali ke rumah, demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Upaya penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman dan akses menuju PKM Long Berang kembali normal. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim