Kepala Bidang Angkutan Darat, Sungai, dan Penyeberangan Dishub Malinau, Golkar Hasimamora, mengatakan selain armada reguler, pihaknya juga memberi perhatian khusus terhadap speedboat tambahan yang kerap beroperasi ketika permintaan penumpang meningkat.
“Untuk speed di luar reguler ini juga harus kita antisipasi. Kadang-kadang speed tambahan ini beroperasi sesuai kebutuhan penumpang, sehingga perlu kita awasi terus,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui usai Monitoring, Senin (16/3).
Menurutnya, pengawasan dilakukan agar setiap armada yang beroperasi tetap memenuhi standar keselamatan, baik dari sisi kelayakan kapal maupun jumlah penumpang yang diangkut.
Dishub juga mengingatkan kepada para operator agar tidak memaksakan jumlah penumpang melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia di dalam speedboat.
“Manifest penumpang harus sesuai dengan jumlah seat yang ada. Jangan sampai penumpang ditambah-tambah karena ini sangat berpengaruh terhadap keselamatan perjalanan,” tegasnya.
Selain pengawasan di lapangan, Dishub Malinau juga diminta oleh Dinas Perhubungan Provinsi untuk melaporkan perkembangan jumlah penumpang setiap hari, khususnya mulai tiga hari menjelang Lebaran.
“Dari provinsi kita diminta melaporkan produksi penumpang setiap hari, terutama tiga hari sebelum Lebaran. Ini untuk memantau pergerakan keluar masuk penumpang selama arus mudik,” jelasnya.
Dengan pengawasan tersebut, Dishub berharap operasional transportasi sungai di Malinau selama masa mudik tetap berjalan tertib dan aman, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan selamat sampai tujuan. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim