Polres Malinau menjadi salah satu daerah yang turut ambil bagian dalam program tersebut. Kapolres Malinau, Imam Irawan, mengatakan bahwa kegiatan tanam jagung serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dari Polda Sumatera Selatan dan diikuti oleh jajaran polda serta polres di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, untuk kuartal pertama tahun ini Polres Malinau menargetkan hasil panen jagung kering sebanyak 5 ton yang nantinya akan diserap oleh Perum Bulog.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan tanam jagung bersama secara serentak seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri. Seluruh polda dan polres juga melaksanakan kegiatan yang sama,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Sabtu (7/3).
Sebelumnya, Polres Malinau juga telah mengirimkan hasil panen jagung ke Bulog sebanyak 2,2 ton. Ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan produksi melalui pemanfaatan lahan yang tersedia.
“Alhamdulillah kemarin kita sudah mengirimkan hasil panen dari Polres Malinau ke Bulog sekitar 2,2 ton. Ke depan akan terus kita tingkatkan agar target 5 ton jagung kering bisa tercapai,” katanya.
Untuk mendukung program tersebut, Polres Malinau juga mengajak masyarakat, khususnya para petani yang memiliki lahan kosong dan masih produktif, agar memanfaatkannya untuk menanam jagung. Hasil panen nantinya akan diserap oleh Bulog sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, para petani akan mendapatkan pendampingan dari jajaran kepolisian di tingkat wilayah, mulai dari kapolsek hingga Bhabinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan.
Meski demikian, pengembangan penanaman jagung di Kabupaten Malinau masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi cuaca yang tidak menentu serta karakteristik lahan yang sebagian masih berupa rawa maupun lahan kering.
“Kondisi cuaca kadang hujan, kadang panas, dan ada juga sebagian lahan yang masih rawa. Namun demikian kami tetap berusaha semaksimal mungkin agar penanaman jagung ini bisa menghasilkan produksi yang lebih banyak,” pungkasnya. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim