Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tak Penuhi Kuota Minimal, Manasik Jemaah Malinau Digelar Bersama Bulungan

Dip Ratar • Rabu, 18 Februari 2026 | 01:42 WIB

 

ILUSTRASI: Suasana penyambutan kepulangan 47 jemaah haji tahun 2025 di Masjid Agung Kabupaten Malinau.
ILUSTRASI: Suasana penyambutan kepulangan 47 jemaah haji tahun 2025 di Masjid Agung Kabupaten Malinau.
MALINAU - Pelaksanaan manasik haji bagi jemaah asal Kabupaten Malinau tahun 2026 tidak akan digelar secara mandiri. Jumlah jemaah yang tidak memenuhi kuota minimal membuat kegiatan pembekalan tersebut digabung bersama jemaah dari Kabupaten Bulungan.

 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Malinau, Umar Maya menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, manasik haji tingkat kabupaten dapat dilaksanakan apabila jumlah jemaah mencapai minimal 45 orang.

 

“Tahun ini jemaah Malinau hanya dua orang, sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar manasik sendiri. Karena itu, kami bergabung dengan Bulungan,” ujarnya.

 

Selain Malinau, Kabupaten Tana Tidung yang memiliki tujuh jemaah juga turut bergabung dalam manasik yang dipusatkan di Tanjung Selor, Bulungan. Penggabungan ini dilakukan agar pembinaan jemaah tetap berjalan optimal meski jumlah peserta terbatas di masing-masing daerah.

 

Umar menegaskan, manasik haji merupakan tahapan penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Dalam kegiatan tersebut, jemaah mendapatkan pembekalan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, praktik manasik, hingga kesiapan kesehatan dan administrasi perjalanan.

 

“Manasik ini sangat penting agar jemaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji. Walaupun jumlahnya sedikit, hak jemaah tetap sama dan pembinaannya tetap maksimal,” jelasnya.

 

Untuk keberangkatan tahun 2026, dua jemaah asal Malinau akan tergabung dalam Kloter 7 bersama jemaah dari Bulungan, Nunukan, Tarakan, dan Tana Tidung. Keberangkatan dijadwalkan pada awal Mei 2026, dengan proses masuk asrama embarkasi sehari sebelumnya.

 

Meski tahun ini jumlah jemaah hanya dua, Kemenhaj Malinau memastikan seluruh tahapan pelayanan, mulai dari manasik hingga keberangkatan, tetap dilaksanakan sesuai standar yang berlaku. Diharapkan pada tahun-tahun mendatang, jumlah jemaah Malinau yang berangkat kembali meningkat seiring pergerakan antrean di tingkat provinsi. (*/dip/lim)

Editor : Azward Halim