Salah satu rumah yang dikunjungi adalah kediaman Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Malinau, Fredy Lians. Kunjungan tersebut merupakan tradisi tahunan pemerintah daerah setiap perayaan besar keagamaan, sebagai bentuk komitmen menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wempi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek 2026 kepada seluruh masyarakat Tionghoa, khususnya yang berada di Kabupaten Malinau.
“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Malinau, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek Tahun 2026. Semoga membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa warga Tionghoa telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Malinau. Sejak sebelum daerah ini berkembang seperti sekarang, kontribusi masyarakat Tionghoa, terutama di sektor ekonomi dan perdagangan, dinilai turut mempercepat pertumbuhan daerah.
Menurutnya, masyarakat Tionghoa di Malinau telah menyatu dengan masyarakat lokal dan hidup berdampingan secara harmonis. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam membangun Bumi Intimung.
“Tahun ini adalah shio kuda api yang dimaknai sebagai semangat kerja keras, keberanian, dan optimisme. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat kita membangun Malinau bersama-sama,” katanya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan persatuan yang selama ini telah terjalin baik. Ia berharap kebersamaan yang terbangun tidak hanya terasa saat hari besar keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim