Sejalan dengan itu, Kepala Desa Pujungan PAW, Wiratama Jalung, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan penguatan ketahanan pangan di Desa Pujungan. Ia menyebut, ketahanan pangan harus menjadi pondasi utama pembangunan desa, terutama di wilayah pedalaman yang masih memiliki keterbatasan akses dan infrastruktur.
Menurut Wiratama, sebagai kepala desa pergantian antarwaktu (PAW), dirinya tetap berkomitmen menjalankan dan mendukung seluruh program pemerintah daerah. Namun, ia menilai, memastikan ketersediaan pangan masyarakat merupakan langkah awal yang paling mendesak.
“Ketahanan pangan ini sangat penting untuk kita terapkan kepada masyarakat. Ini salah satu penunjang utama yang harus kita laksanakan terlebih dahulu. Kalau ini berjalan baik, program-program yang lain juga akan ikut berjalan,” ujarnya kepada Radar Tarakan usai pelantikan ka des PAW, Jumat (13/2).
Ia menjelaskan, selain ketahanan pangan, pihak desa juga akan mendukung berbagai program pemerintah kabupaten, termasuk penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan desa inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Desa Pujungan yang berada di wilayah pedalaman Kecamatan Long Pujungan menghadapi tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Karena itu, menurutnya, perlu ada langkah-langkah konkret di tingkat desa agar masyarakat bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
Selain sektor pangan, ia juga menyinggung pentingnya memperhatikan aspek ekonomi, seni budaya, serta kearifan lokal sebagai bagian dari pembangunan desa secara menyeluruh. “Walaupun saya PAW, saya siap menggunakan waktu yang ada untuk membangun Desa Pujungan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Malinau diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah desa agar program-program pembangunan, khususnya di wilayah pedalaman, dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim