Jakaria menyampaikan bahwa kondisi kebakaran telah berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran. Fokus pemerintah saat ini adalah penanganan pasca kebakaran, terutama penyediaan tempat pengungsian dan kebutuhan dasar warga.
“Langkah pertama yang kami ambil adalah menyiapkan tempat pengungsian, mengingat kejadian ini terjadi sore hari. Warga yang terdampak dan belum memiliki tempat tinggal sementara akan kami tampung di Balai Adat Desa Respen Tubu,” ujar Jakaria di lokasi kejadian saat di wawancarai Radar Tarakan, Minggu (25/01).
Selain pengungsian, makanan siap saji telah disiapkan oleh Asisten I melalui Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Malinau untuk memenuhi kebutuhan warga pada malam hari.
Pemerintah daerah juga memastikan aspek keamanan dan kesehatan korban kebakaran. Camat Malinau Utara bersama unsur Forkopimda telah menyiapkan personel BKO (Bawah Kendali Operasi) guna menjaga keamanan dan memastikan kondisi pengungsi tetap aman.
Sementara itu, kepala desa dan ketua RT diminta segera melakukan pendataan jumlah warga terdampak. Hal ini dilakukan karena sebagian warga diketahui tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi, sehingga pendataan masih terus berlangsung.
“Untuk sementara kami tampung dulu semua di Balai Adat, karena dikhawatirkan tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Warga yang baru datang sore ini juga sudah kami komunikasikan untuk diarahkan ke lokasi pengungsian,” tambahnya.
Terkait langkah lanjutan, Jakaria menyampaikan bahwa Asisten I bersama Camat, unsur Forkopimda, Kepala Desa, dan Ketua RT akan melakukan diskusi lanjutan guna menentukan kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi. Berdasarkan data awal, kebakaran ini menghanguskan enam rumah, namun jumlah kepala keluarga dan jiwa masih dalam pendataan.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, bantuan dana darurat akan segera disalurkan kepada enam kepala keluarga yang terdampak, sesuai arahan Bupati Malinau.
“Kami tidak hanya fokus pada penyebab kebakaran saat ini. Yang terpenting adalah penanganan pasca musibah dan memastikan warga tertangani dengan baik. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim