Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus mengatakan, penjadwalan pembukaan Porprov pada 9 September dipilih karena bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), sehingga memiliki makna simbolis yang kuat bagi dunia olahraga.
“Kalau jadwal yang kemarin dengan KONI Provinsi memang dijadwalkan tanggal 9 September untuk pembukaan Porprov, karena bersamaan dengan Hari Olahraga Nasional,” kata Ernes kepada Radar Tarakan saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, pembukaan Porprov rencananya akan digelar pada malam hari agar pelaksanaan seremoni dapat berlangsung lebih fokus dan meriah. Salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah area PLB, mengingat infrastruktur pendukung di Malinau dinilai sudah memadai.
“Kalau kami menjadwalkan itu di malam hari, supaya seremoninya lebih fokus. Infrastruktur kita juga sudah tersedia,” ujarnya.
Ernes menambahkan, saat ini persiapan Porprov II Kaltara 2026 terus dimatangkan, termasuk pembentukan panitia besar (PB Porprov) yang melibatkan koordinasi antara pemerintah daerah, KONI Kabupaten Malinau, dan KONI Provinsi Kalimantan Utara.
“Nanti panitia besar akan dibentuk bersama antara KONI daerah dengan KONI provinsi. Untuk pembinaannya langsung oleh Pak Gubernur, sementara ketuanya dari Malinau, Pak Bupati,” jelasnya.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Malinau juga terus melakukan persiapan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur olahraga, pembinaan atlet lokal, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga melalui pelatihan pelatih dan wasit.
Pemerintah daerah berharap, dengan persiapan yang matang sejak dini, pelaksanaan Porprov II Kaltara 2026 di Malinau dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga serta perekonomian daerah. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim