Gangguan ini juga turut dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Gangguan ini menyebabkan akses internet melambat hingga terputus, baik pada layanan data seluler maupun pengguna Wi-fi.
Namun di Malinau, gangguan jaringan tersebut dirasakan sejak beberapa hari lalu. Aktivitas masyarakat yang bergantung pada koneksi internet ikut terganggu, mulai dari komunikasi, pekerjaan daring, hingga aktivitas usaha.
Septi, salah satu warga Malinau Kota, mengaku kesulitan menjalankan pekerjaannya akibat jaringan internet yang tidak stabil.
“Dari beberapa hari lalu jaringannya lambat, kadang sempat hilang sama sekali. Saya kerjanya pakai internet, jadi cukup menghambat kerjaan dari kemarin,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (22/1).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Willy pemilik usaha percetakan di Malinau. Ia mengatakan gangguan jaringan berdampak langsung pada pelayanan kepada pelanggan.
“Kami pakai Telkomsel dan IndiHome untuk kirim file dan komunikasi dengan pelanggan. Kalau jaringan bermasalah, pekerjaan jadi tertunda,” katanya.
Gangguan ini tidak hanya dirasakan oleh pelanggan Telkomsel, tetapi juga pengguna IndiHome. Beberapa warga menyebut koneksi internet rumah mengalami putus-sambung dalam beberapa jam.
Masyarakat berharap layanan jaringan dapat segera normal kembali. Selain itu, warga juga meminta adanya peningkatan kualitas jaringan, mengingat internet kini menjadi salah satu kebutuhan utama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab gangguan dan upaya penanganan dari Telkomsel Malinau maupun Kantor Resmi Telkom Cabang Tarakan. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim