Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

35 Peserta Dilatih Jadi Pelatih dan Wasit Akuatik, Malinau Perkuat Kesiapan Porprov II Kaltara 2026

Dip Ratar • Rabu, 21 Januari 2026 | 01:49 WIB
PELATIHAN: Sebanyak 35 peserta pelatihan pelatih dan akuatik Malinau menerima materi di Gedung Diklat BKD.
PELATIHAN: Sebanyak 35 peserta pelatihan pelatih dan akuatik Malinau menerima materi di Gedung Diklat BKD.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau bersama KONI Malinau terus memperkuat kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara tahun 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui pelatihan pelatih dan wasit cabang olahraga akuatik yang diikuti sebanyak 35 peserta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian penting dalam strategi pembinaan olahraga daerah, tidak hanya berfokus pada atlet, tetapi juga peningkatan kualitas pelatih dan wasit.

“Ini kita ada pelatihan wasit dan pelatih untuk akuatik. Karena target KONI Malinau dan pemerintah daerah, kita diarahkan bukan hanya ke atlet, tetapi juga pelatih dan wasit,” ujarnya Kepada Radar Tarakan, Selasa (20/1).

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Pengcab Akuatik Malinau dengan menghadirkan narasumber dari Pengprov Akuatik. Dari kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan wasit-wasit bersertifikat yang memiliki kompetensi serta integritas yang dapat dipertanggungjawabkan saat pelaksanaan Porprov nanti.

“Harapan kita, dari pelatihan ini kita bisa mendapatkan wasit yang bersertifikat dan berintegritas. Tahap berikutnya nanti juga akan dilanjutkan dengan pelatihan bagi pelatih,” jelasnya.

Menurut Ernes, Kabupaten Malinau juga memiliki dukungan fasilitas yang memadai. Kolam renang yang tersedia saat ini telah memenuhi standar nasional dan berpotensi digunakan untuk penyelenggaraan event olahraga berskala besar, termasuk Porprov.

Antusiasme peserta dalam pelatihan ini dinilai cukup tinggi. Dari kuota awal 20 orang, jumlah peserta meningkat menjadi 35 orang. Hal ini menunjukkan besarnya minat dan kesadaran insan olahraga terhadap pentingnya peningkatan sumber daya manusia olahraga di Malinau.

“Kita jangan hanya melihat kondisi sekarang, tetapi bagaimana ke depan perkembangan olahraga ini. Minat yang tinggi menunjukkan bahwa persiapan Porprov memang menjadi perhatian bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Ernes yang juga merupakan ketua KONI Malinau, menambahkan bahwa pelaksanaan pelatihan diserahkan kepada masing-masing pengcab. Pendanaannya bersumber dari hibah pemerintah daerah kepada KONI Malinau yang kemudian diteruskan kepada cabang olahraga terkait.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Malinau optimistis kesiapan sebagai tuan rumah Porprov II Kaltara 2026 akan semakin matang, seiring dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia olahraga di daerah. (*/dip/lim)

Editor : Azward Halim