Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kebakaran di Malinau Naik 6,7 Persen pada 2025, Warga Diminta Lebih Waspada

Dip Ratar • Selasa, 13 Januari 2026 | 15:14 WIB

NAIK: Kebarakan besar yang terjadi di Pasar Pelangi Malinau Kota pada 19 Oktober 2025 lalu.
NAIK: Kebarakan besar yang terjadi di Pasar Pelangi Malinau Kota pada 19 Oktober 2025 lalu.
MALINAU – Jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Malinau pada Tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan Tahun 2024. Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada laporan akhir Tahun 2025, pada Tahun 2024 tercatat sebanyak 15 kejadian kebakaran, sementara pada Tahun 2025 meningkat menjadi 16 kejadian atau naik sekitar 6,7 persen.

Meski peningkatannya relatif kecil, kondisi ini tetap menjadi perhatian serius karena kebakaran berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun korban jiwa. Apalagi, pada Tahun 2025 juga terjadi satu kebakaran besar di kawasan pasar kuliner yang menimbulkan kerugian signifikan.

Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Malinau, Rolland Rudiyanto mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan tempat tinggal dan tempat usaha.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Malinau untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan, terutama instalasi listrik dan penggunaan alat-alat rumah tangga seperti kompor. Jangan sampai kelalaian kecil berujung pada kebakaran besar,” ujarnya Kepada Radar Tarakan, Selasa (13/01).

Ia juga menekankan pentingnya tindakan cepat apabila terjadi indikasi kebakaran. Menurutnya, laporan yang masuk lebih awal sangat membantu petugas dalam mengendalikan api sebelum meluas.

“Jika masyarakat melihat atau mengalami kejadian kebakaran, segera laporkan kepada petugas Damkar. Semakin cepat kami menerima laporan, semakin besar peluang api bisa dikendalikan dan kerugian bisa diminimalkan,” tambahnya.

Rolland menyatakan, Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Malinau terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung guna memberikan respon cepat terhadap setiap kejadian. Namun, peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

Dengan meningkatnya jumlah kejadian kebakaran di Tahun 2025, pihaknya berharap seluruh warga Malinau dapat lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan lingkungan demi mencegah terulangnya peristiwa serupa di Tahun 2026 ini. (*/dip/lim)

Editor : Azward Halim