Hal tersebut disampaikan Bupati Malinau Wempi W Mawa usai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) terkait kondisi layanan publik jelang Natal dan Tahun Baru.
“Untuk BBM sudah dipastikan oleh KSOP selaku otoritas pelabuhan, distribusi BBM ke Malinau sudah diizinkan dan berjalan melalui agen-agen,” ujar Wempi kepada Radar Tarakan, Selasa (22/12).
Menurutnya, meski distribusi sudah kembali berjalan, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera dibenahi ke depan, khususnya terkait proses bongkar muat dan kesiapan fasilitas pelabuhan. Hal tersebut memerlukan waktu serta dukungan kebijakan khusus dari otoritas pelabuhan.
“Ke depan memang masih ada hal-hal yang harus kita atasi bersama, terutama bongkar muat dan pelabuhan. Kemungkinan kita masih membutuhkan kebijakan khusus dari KSOP,” jelasnya.
Wempi menegaskan, hingga saat ini kondisi BBM di Malinau relatif terkendali dan pasokan terus disalurkan. Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan atau menggunakan BBM secara berlebihan.
“Kami harap masyarakat tidak melakukan penimbunan. Gunakan BBM sesuai kebutuhan, karena pemerintah memastikan pasokan tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap dengan distribusi yang kembali normal dan partisipasi masyarakat, stabilitas pasokan BBM di Malinau dapat terjaga selama periode libur Natal dan Tahun Baru. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim