MALINAU - Pemerataan akses digital di wilayah pedalaman Kabupaten Malinau terus diperkuat. Melalui program WiFi Bakti Aksi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Sungai Tubu kini telah terhubung dengan layanan internet.
Camat Sungai Tubu, Jimmy Sakay, menyampaikan bahwa Kecamatan Sungai Tubu merupakan satu dari 15 kecamatan di Kabupaten Malinau yang masuk dalam klaster wilayah pedalaman. Meski berada di daerah terpencil, akses telekomunikasi dan informasi di wilayah tersebut kini tidak lagi menjadi persoalan utama.
“Sejak tahun 2024 hingga 2025, kurang lebih sembilan titik WiFi telah terpasang di wilayah Kecamatan Sungai Tubu,” ujar Jimmy kepada Radar Tarakan melalui sambungan telepon, Selasa (22/12).
Ia menjelaskan, tersedianya fasilitas internet tersebut merupakan hasil usulan masyarakat yang ditindaklanjuti melalui komunikasi intensif dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau. Pada tahun 2024, Kecamatan Sungai Tubu menerima tiga unit WiFi yang dipasang di tiga Puskesmas Pembantu (Pustu). Sementara pada tahun 2025, kembali mendapatkan enam unit WiFi, terdiri dari lima unit di sekolah dasar dan satu unit di pustu.
“Secara keseluruhan, terdapat sembilan titik WiFi Bakti Aksi yang terpasang selama tahun 2024 dan 2025. Selain itu, ada satu titik WiFi di tingkat SMA yang dipasang melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara,” tambahnya.
Atas nama masyarakat, Jimmy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas pemasangan WiFi di sekolah dan fasilitas kesehatan. Menurutnya, kehadiran internet di wilayah pedalaman sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan internet tetap memerlukan pengawasan, khususnya bagi anak-anak. Namun ia berharap fasilitas tersebut dapat digunakan secara positif sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan wawasan.
“Kami berharap anak-anak di Sungai Tubu bisa melihat dunia melalui internet, karena sekarang dunia seakan berada dalam genggaman,” tuturnya.
Lebih lanjut, Jimmy mengungkapkan bahwa Kecamatan Sungai Tubu kini tidak lagi mengalami blank spot. Tower telekomunikasi telah tersedia di lima desa, meskipun kapasitas jaringan masih terbatas. Pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Diskominfo Kabupaten Malinau terkait rencana peningkatan kapasitas atau bandwidth di setiap tower.
“Tower-tower ini dibangun oleh Kementerian Komunikasi melalui Bakti. Kami berharap ke depan kapasitas jaringan dapat terus ditingkatkan agar layanan internet semakin optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (*/dip/lim)
Editor : Azward Halim