MALINAU — Setelah sembilan hari dinyatakan hilang di hutan belantara kawasan Sungai Pejanan, Kabupaten Malinau, pria bernama Merang (33), warga Desa Data Dian, Kecamatan Kayan Hilir, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Camat Kayan Hilir, Robet Kristian, pada Rabu (26/11).
“Ijin melaporkan bahwa orang hilang atas nama Merang Antui telah ditemukan dalam keadaan selamat, tim diperkirakan tiba ke desa Data Dian sekitar pukul 20:00 WITA,” ujar Robet melalui laporan resminya via WA.
Menurut informasi terbaru dari tim pencari di lapangan melalui jaringan internet Starlink, posisi mereka bersama korban saat ini berada di Long Hiban, Sungai Kayan. Tim diperkirakan tiba kembali di desa pada pukul 20.00 WITA malam ini.
Sebelumnya, Merang dilaporkan hilang sejak 17 November 2025 setelah terpisah dari rombongannya saat mencari gaharu di kawasan Sungai Pejanan, anak Sungai Kayan. Selama tiga hari pertama, rekan-rekan korban berusaha melakukan pencarian mandiri, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya. Mereka kemudian kembali ke desa untuk meminta dukungan tambahan.
Pada Minggu (23/11), warga memperluas area pencarian dan melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Kecamatan Kayan Hilir.
Camat Kayan Hilir, Robet Kristian menjelaskan sebelumnya bahwa pihak kecamatan langsung mengoordinasikan pencarian lanjutan bersama warga. Sebanyak delapan warga diterjunkan menggunakan dua perahu ketinting menuju lokasi yang jarang dijamah dan hanya dapat dicapai setelah perjalanan sekitar tujuh jam.
“Pencarian difokuskan pada area hutan yang sering digunakan warga mencari gaharu,” kata Robet.
Pemerintah kecamatan secara intensif memantau perkembangan pencarian dan berharap dukungan dari instansi terkait, termasuk BPBD Malinau, yang sudah dimintakan bantuannya sejak Sabtu (22/11).
Tim masyarakat Desa Data Dian bergerak menuju lokasi pada Sabtu (22/11) pukul 14.00 WITA dengan membawa perangkat komunikasi berbasis internet Starlink, sehingga mampu memberikan pembaruan secara berkala meski berada di wilayah tanpa jaringan seluler.
Upaya berlapis antara warga, pemerintah kecamatan, dan dukungan teknologi komunikasi akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya Merang dalam kondisi selamat setelah sembilan hari bertahan di tengah hutan belantara.
Korban kini tengah dalam perjalanan menuju desa dan diperkirakan tiba malam ini. Pemerintah Kecamatan Kayan Hilir menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian. (*dip)
Editor : Azwar Halim