Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kondisi Gegrafis yang Extrem Tak Halangi Turnamen Sepak Bola Perdana Terlaksana di Sungai Tubu

Dip Ratar • Senin, 24 November 2025 | 20:11 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN EXTREM: Foto bersama kedua Tim Sepak Bola dari Sungai Tubu sebelum bertanding
DIPA/RADAR TARAKAN EXTREM: Foto bersama kedua Tim Sepak Bola dari Sungai Tubu sebelum bertanding

MALINAU – Karang Taruna Kecamatan Sungai Tubu resmi menggelar Karang Taruna Cup 2025, turnamen sepak bola perdana yang menjadi sejarah baru bagi wilayah yang dikenal memiliki kondisi geografis cukup ekstrem.

Gelaran ini berlangsung di Desa Long Pada, Kecamatan Sungai Tubu, dan diikuti oleh 10 tim dari seluruh desa di kecamatan tersebut pada, Kamis (20/11).

Meski jarak antar desa berjauhan dan sebagian wilayah belum memiliki jalan penghubung karena berada di kawasan hutan, termasuk area konsesi dan Taman Nasional Kayan Mentarang, hal itu tidak menghalangi semangat anak-anak muda Sungai Tubu untuk melaksanakan kegiatan positif antar desa ini.

Pembentukan Karang Taruna Kecamatan berawal dari inisiatif para pemuda yang berdialog dengan Camat Sungai Tubu agar organisasi kepemudaan ini dapat difasilitasi secara resmi.

Pada Agustus 2025, Karang Taruna Kecamatan Sungai Tubu dibentuk dan dilantik bersamaan dengan Pekan Olahraga Kecamatan (PORCAM) dalam rangka HUT RI ke-80.

Ketua Panitia Karang Taruna Cup 2025, Idau menyampaikan, bahwa turnamen ini menjadi tonggak sejarah bagi pemuda Sungai Tubu.

“Karang Taruna Cup Tahun 2025 ini pertama kali dilaksanakan sejak Kecamatan Sungai Tubu berdiri. Kami bersyukur Pemda melalui Dispora Malinau kami diberikan kesempatan melaksanakan kegiatan olahraga. Antusias masyarakat saat PORCAM bulan Agustus lalu dan semangat atlet sepak bola KESITU pada momen Irau kemarin menjadi dorongan utama kami,” ungkapnya.

Camat Sungai Tubu, Jimmy Sakay menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar turnamen, melainkan ruang untuk melahirkan gagasan dan membangun gerakan pemuda bagi kemajuan daerah.

“Jadi dari event ini kami berharap ada wadah bagi anak-anak muda Sungai Tubu untuk berdiskusi, bergerak, dan menghasilkan ide-ide pembangunan. Kecamatan Sungai Tubu yang diresmikan pada 2013 harus bergerak cepat dalam pembangunan di segala bidang. Anak muda harus menjadi motor penggeraknya. Kami bersyukur pemerintah memberikan peluang, baik melalui kesempatan maupun dukungan anggaran untuk kegiatan sesuai potensi lokal,” ujarnya.

Pelaksanaan turnamen juga memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat Long Pada. Selama pertandingan yang digelar pagi hingga sore, warga membuka warung dan berjualan untuk memenuhi kebutuhan para pemain dan penonton.

“Masyarakat juga kami dorong membuka warung, baik jajanan ringan maupun makanan berat, karena pertandingan berlangsung sepanjang hari,” tambah Idau.

Turnamen sepak bola perdana ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan komitmen pembangunan pemuda Sungai Tubu tidak terhalang oleh kondisi geografis ekstrem yang menjadi ciri khas wilayah pedalaman. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #malinau #sepak bola #Geografis