MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau berharap Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang berada di wilayah perbatasan segera dioperasionalkan untuk mempermudah aktivitas masyarakat, terutama dalam bidang ekonomi dan kesehatan.
Sekretaris Daerah Malinau, Ernes Silvanus menyampaikan hal tersebut saat dimintai keterangan terkait perkembangan PLBN. Ia mengatakan bahwa pembangunan PLBN secara keseluruhan sudah diresmikan oleh Presiden, namun pengoperasiannya masih menunggu kebijakan dari kementerian terkait.
"Ya kalau PLBN yang diketahui, ini memang kan secara keseluruhan sudah diresmikan oleh Bapak Presiden. Nah secara operasional ini mungkin kembali kepada kementerian terkait. Dan menurut saya sebaiknya segera dioperasionalkan supaya masyarakat kita bisa keluar masuk ke negeri Malaysia secara resmi," ujarnya.
Ernes juga menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, di PLBN Kalabakan dalam waktu dekat akan mulai diberlakukan transportasi lintas batas. Hal ini menurutnya menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk di sekitar PLBN Long Nawang.
"Kalau ini sudah bisa dilakukan, baik itu yang di PLBN Long Nawang, tentu akan sangat memudahkan kami, terutama dalam hal kepentingan ekonomi dan kesehatan," tuturnya.
Ia menjelaskan, dari sisi ekonomi, pengoperasian PLBN akan membuka jalur perdagangan resmi sehingga barang-barang kebutuhan masyarakat dapat masuk dengan legal dan aman.
Sementara dari sisi kesehatan, akses menuju fasilitas medis di Malaysia menjadi lebih mudah dibanding harus ke wilayah lain di Indonesia yang jaraknya jauh dan sulit akses.
"Ekonomi artinya rencana belanja itu resmi. Barang yang masuk yang kita belanja resmi. Kemudian kesehatan, karena keterbatasan ini ke Malaysia lebih dekat. Jadi kami berharap PLBN bisa segera dioperasionalkan, walaupun secara bertahap," pungkasnya. (*dip)
Editor : Azwar Halim