Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PSN Harus Memberikan Manfaat bagi Masyarakat Adat

Radar Tarakan • Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:46 WIB
SEMINAR NASIONAL: Presiden MADN Marthin Billa menjadi nara sumber di kegiatan seminar nasional di Malinau.
SEMINAR NASIONAL: Presiden MADN Marthin Billa menjadi nara sumber di kegiatan seminar nasional di Malinau.

MALINAU – Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dr. Drs. Marthin Billa, M.M menjadi narasumber pada kegiatan seminar nasional yang digelar Pemerintah Kabupaten Malinau.

Mengangkat tema “Malinau Bukan Penonton, Menjadi Tuan Di Negeri Sendiri” seminar ini berlangsung di ruang Tebengang Kantor Bupati Malinau, Selasa (14/10/2025).

Pada kegiatan seminar tersebut, Presiden MADN Marthin Billa menyampaikan materi tentang masyarakat adat dan proyek strategis nasional (PSN).

Dalam paparannya, Presiden MADN Marthin Billa mengatakan bahwa masyarakat adat dayak merupakan penduduk asli yang mendiami pulau Kalimantan.

Penduduk asli Kalimantan ini terdiri dari berbagai sub suku, dengan bahasa dan adat yang beragam.

“Masyarakat adat dayak juga memiliki identitas budaya yang khas seperti bahasa daerah, seni tari, seni ukir, rumah panjang dan ritual adat,” katanya.

HADIRI SEMINAR: Para tamu undangan hadiri seminar nasional di Malinau.
HADIRI SEMINAR: Para tamu undangan hadiri seminar nasional di Malinau.

Masyarakat adat juga memiliki wilayah adat yang menjadi pusat kehidupan, tempat tinggal, sumber ekonomi, spiritual dan budaya.

Hal ini juga diakui secara hukum negara yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 18B ayat 2 dan Putusan MK No 35 tahun 2012.

Masyarakat adat memiliki kearifan lokal untuk menjaga kelestarian hutan. Pertanian tradisional, berburu dan menangkap ikan menjadi sumber kehidupan masyarakat adat dayak.

Baca Juga: Semangat Sportivitas di Tengah Budaya, 1.050 Pelari Dari berbagai Daerah Ikuti Irau Running dalam FBI ke-11 Malinau

Anggota DPD RI Dapil Kaltara mengungkapkan proyek strategis nasional (PSN) merupakan proyek pemerintah pusat yang bertujuan untuk mempecepat pembangunan nasional.

Proyek ini seperti pembangunan infrastruktur, energi dan kawasan industri dengan skala besar yang dikerjakan di daerah.

Diharapkan kahadirian PSN ini bisa memberikan dampak untuk pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Di Kaltara ada beberapa PSN yang sedang dikerjakan yakni pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang berlokasi di Bulungan dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang di Malinau,” ujarnya.

Pemerintah harus memanfaatkan PSN ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang berkualitas agar bisa ikut terlibat membangun PSN di daerah.

Pemerintah bisa memberikan pelatihan kerja dan memberikan beasiswa pendidikan kepada masyarakat lokal sesuai dengan kebutuhan industri tersebut.

“Kahadirian PSN ini menjadi peluang, karena banyak menciptakan tenaga kerja. Oleh karena itu pemerintah bisa lihat kebutuhan kerja apa saja yang dibutuhkan di industri itu, kemudian pemerintah bisa menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi agar bisa terserap di industri tersebut,” tuturnya.

Ia juga berharap kehadiran PSN bisa memberikan dampak yang baik untuk masyarakat adat dayak, sehingga pembangunan PSN bisa berjalan dengan baik tanpa merusak hutan adat yang dikelola masyarakat adat dayak.

Sebab masyarakat adat dayak memiliki ikatan kuat dengan tanah, hutan dan budaya, karena wilayah adat sarat nilai historis, ekologis dan spiritual yang dijaga oleh masyarakat adat dayak selama ini. (adv/dob)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Adat #malinau #PSN #masyarakat