Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

SERUMPUN Sabet Dua Gelar Juara Lomba Perahu Dayung Tradisional Festival Budaya Irau ke-11

Dip Ratar • Senin, 20 Oktober 2025 | 13:57 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN JUARA: Para Juara dalam Lomba Perahu Dayung Tradisional dalam Festival Budaya Irau ke-11
DIPA/RADAR TARAKAN JUARA: Para Juara dalam Lomba Perahu Dayung Tradisional dalam Festival Budaya Irau ke-11

MALINAU — Suasana tepian Sungai Malinau tampak semarak selama dua hari pelaksanaan Lomba Perahu Dayung Tradisional dalam rangka Festival Budaya Irau ke-11 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Malinau.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) ini diikuti hampir 40 perahu dari berbagai kategori.

Untuk kelas 30 orang putra diikuti 12 tim, kelas 20 orang putra diikuti 19 tim, sementara 15 perahu kayak putri turut memeriahkan ajang tersebut.

Ketua Panitia Lomba Perahu Dayung Tradisional, Burhan mengatakan, bahwa lomba ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam perayaan budaya Irau tahun ini.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung penuh pelaksanaan lomba ini. Melalui Lomba Dayung, kita ikut melestarikan budaya dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Malinau," ujarnya kepada Radar Tarakan.

Dari hasil perlombaan, Tim Serumpun berhasil mendominasi dua kategori utama, yakni juara pertama kelas 20 orang putra dan kelas 30 orang putra (Serumpun Gen 2).

Adapun hasil lengkap lomba yakni, untuk kelas 20 orang putra: juara pertama Serumpun, disusul Temulid di posisi kedua, Sei Biawak Sesayap di posisi ketiga, dan Putra Kabiran di posisi keempat.

Untuk kelas 30 orang putra, juara pertama diraih Serumpun Gen 2, kedua Temulid, ketiga Intimung Bersatu, dan keempat Sei Biawak Sesayap.

Sementara pada kategori Kayak 2 Orang Putri, juara pertama diraih tim Dua Mutiara, kedua Kabiran Maju Imbaya 1, ketiga Pulbet 1, dan keempat Pulbet 3.

Burhan menambahkan, Lomba Perahu Dayung Tradisional bukan hanya sekadar ajang adu cepat di air, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-suku dan paguyuban di Kabupaten Malinau.

"Kita harus terus melestarikan budaya, karena kita adalah budaya dan budaya adalah kita," tambahnya.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan yang tinggi, Lomba Perahu Dayung Tradisional ini kembali menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat dalam keberagaman budaya di Kabupaten Malinau. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#Lomba Perahu Dayung Tradisional #kaltara #Festival Budaya Irau #malinau #serumpun