Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mahakarya Adat Bulungan, Kipas Raksasa Atau Dedap Raya Masuk Usulan Rekor Muri Di Irau Ke-11

Dip Ratar • Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:07 WIB

 

DIPA/RADAR TARAKAN MURI: Dedap Raya Atau Kipas Raksasa karya Adat Bulungan masuk usulan Rekor Muri di Irau ke-11
DIPA/RADAR TARAKAN MURI: Dedap Raya Atau Kipas Raksasa karya Adat Bulungan masuk usulan Rekor Muri di Irau ke-11

MALINAU – Festival Budaya Irau ke-11 kembali mencatat sejarah baru. Pada hari ke-10 pelaksanaan festival, Lembaga Adat Bulungan berhasil memukau ribuan pengunjung dengan mempersembahkan Dedap Sebenua atau Dedap Raya, sebuah kipas raksasa yang resmi diajukan untuk meraih Rekor MURI sebagai kipas adat terbesar di Indonesia.

Karya spektakuler ini ditampilkan di Panggung Utama Irau Malinau 2025 dan menjadi pusat perhatian.

Dedap Raya hadir dalam bentuk kipas emas raksasa setengah lingkaran dengan diameter mencapai 30 meter dan tinggi berdiri 15 meter. Ukurannya yang luar biasa membentang megah menghiasi area depan panggung utama.

Dedap Raya bukan sekadar karya seni visual. Ia merupakan lambang kejayaan dan martabat budaya Bulungan yang selama ini dikenal memiliki tradisi adat yang kuat di Kalimantan Utara.

"Dedap ini berangkat dari sejarah budaya Bulungan. Dahulu daun dedap digunakan masyarakat untuk menghidupkan api di hutan. Seiring perkembangan zaman, dedap dipakai dalam tradisi kesultanan dan akhirnya menjadi bagian penting dalam seni tari kipas gulungan," ujar Indra Bangsawan, tokoh adat Bulungan di Malinau yang turut memimpin pengerjaan Dedak Raya tersebut.

Proses pembuatan Dedap Raya dilakukan secara gotong royong. Menurut Indra Bangsawan, pengerjaan dimulai pada 20 Oktober 2025 dan dikebut hingga dini hari menjelang penampilan perdana.

Sebanyak empat pekerja inti terlibat langsung dalam perakitan struktur utama. Mereka dibantu puluhan warga sekitar secara bergantian. Total enam kubik kayu digunakan untuk pondasi penyangga, ditambah dua kubik lainnya untuk rangka utama.

"Ini bukan hanya karya seni, tapi simbol kebersamaan. Semua dikerjakan dengan penuh semangat agar budaya Bulungan semakin dikenal luas," tambahnya.

Dengan ukuran dan nilai budaya yang tinggi, Dedap Raya diajukan sebagai Rekor MURI untuk kategori Kipas Adat Raksasa Terbesar di Indonesia. Kehadirannya semakin menegaskan komitmen Festival Irau Malinau sebagai ajang pelestarian budaya terbesar di Kalimantan Utara.

Masyarakat yang menyaksikan langsung turut memberikan apresiasi. Dedap Raya tidak hanya memperkuat identitas budaya Bulungan, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Malinau. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Irau #rekor muri #malinau