Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

319 Peserta Fashion Show Irau Batik Malinau Tampil Indah, Lestarikan Budaya dan Produk Daerah

Dip Ratar • Senin, 13 Oktober 2025 | 10:29 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN FASHION: Para peserta Fashion Show Batik Malinau saat melalukam Showed Up di depan para Juri
DIPA/RADAR TARAKAN FASHION: Para peserta Fashion Show Batik Malinau saat melalukam Showed Up di depan para Juri

MALINAU – Sebanyak 319 peserta meramaikan ajang Fashion Show Batik Malinau dalam rangka Festival Budaya Irau ke-11 sekaligus HUT ke-26 Kabupaten Malinau.

Kegiatan ini menjadi salah satu panggung kreativitas masyarakat yang memadukan seni, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.

Ketua Dekranasda Malinau, Maylenty mengatakan, bahwa ajang fashion show ini digelar untuk memperkenalkan dan mempromosikan batik khas Malinau sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal.

"Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana batik Malinau semakin dikenal dan dicintai. Selain itu, kegiatan ini juga menyentuh para penjahit, pengrajin, perias, dan pelaku UMKM di Malinau agar mereka ikut merasakan dampak ekonomi dari event budaya ini," ujarnya.

Kegiatan fashion show ini diikuti peserta dari berbagai kategori usia, mulai dari anak usia 3 tahun hingga lansia. Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malinau, dengan antusiasme terbesar datang dari kategori anak-anak.

"Yang paling banyak ikut adalah anak-anak. Kami bangga melihat antusias mereka, bahkan para orang tua sangat mendukung. Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan produk lokal semakin tumbuh," tambahnya.

Selain mempromosikan batik daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dalam membangun kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan umum.

"Untuk anak-anak, tujuan kami adalah melatih keberanian mereka tampil di panggung, mengekspresikan diri, dan mengembangkan bakat. Jika ada yang bercita-cita menjadi model, inilah wadah mereka belajar," ungkap Maylenty.

Ciri khas lain dalam fashion show ini adalah kewajiban menggunakan batik Malinau. Semua busana yang ditampilkan merupakan hasil karya pengrajin yang dibina langsung oleh Dekranasda Malinau.

"Semua batik yang dipakai adalah batik Malinau, hasil tangan pengrajin lokal. Ini bentuk nyata upaya melestarikan budaya sekaligus mendukung produk daerah," tegasnya.

Maylenty berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin dalam irau mendatang untuk memperkuat identitas budaya Malinau serta mendorong bangkitnya ekonomi kreatif daerah. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#Batik Malinau #kaltara #Fashion Show Irau #lestarikan budaya #malinau #produk daerah