MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Malinau akan mengundang tamu-tamu penting dari luar daerah untuk hadir pada Festival Budaya Irau sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Malinau.
Undangan tersebut ditujukan tidak hanya kepada pejabat di tingkat pusat dan provinsi, tetapi juga kepada para kepala daerah serta pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya asli Malinau, sekaligus menampilkan persatuan antara budaya lokal dengan budaya berbagai etnis lain yang telah lama hidup berdampingan di Bumi Intimung.
"Kami akan mengundang tamu-tamu kita yang berada di luar Kabupaten Malinau, baik yang ada di pusat maupun di provinsi, termasuk teman-teman kepala daerah dan pengurus APKASI yang ada di Indonesia. Kami harap mereka bisa hadir di pembukaan atau pada rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 21 hari," ujarnya.
Salah satu tamu yang bersedia hadir adalah Bupati Karo. Selain itu, Bupati dari Kalimantan Selatan juga menyatakan kesediaannya untuk datang setelah menerima undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Malinau.
Wempi menegaskan, bahwa Festival Irau bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan budaya dan potensi daerah kepada para tamu penting. Ia mengundang langsung seluruh perserta Rakor Lintas sektor RTRW di Jakarta untuk melihat dan mengenal Kaltara secara dekat.
"Kami memiliki agenda dua tahunan di Kabupaten Malinau, yaitu featival budaya irau selama 21 hari. Setiap hari kami akan memperkenalkan budaya masyarakat Malinau dan budaya saudara-saudara kami yang menjadi bagian dari Malinau. saya harap berarti teman-teman semua yang bisa lihat Malinau paling tidak kalau datang ke Malinau sudah lihat Indonesia Mini," jelasnya.
Festival Budaya Irau tahun ini akan berlangsung selama 21 hari penuh dengan beragam pagelaran seni, budaya, dan pameran potensi daerah. Selain menjadi pesta rakyat, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antarwilayah melalui kehadiran para kepala daerah dari seluruh Indonesia. (*dip)
Editor : Azwar Halim