MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menetapkan target ekonomi makro pada tahun anggaran 2026 sebagai acuan pembangunan daerah.
Target tersebut disampaikan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, saat membacakan Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2026 pada sidang paripurna DPRD.
Bupati Wempi mengungkapkan, berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau tahun 2026, indikator ekonomi makro meliputi pertumbuhan ekonomi 4,31 persen, PDRB per kapita Rp105,33 juta, persentase penduduk miskin 6,33 persen, tingkat pengangguran terbuka 2,91 persen, indeks pembangunan manusia (IPM) 75,91 poin, dan gini rasio 0,27 poin.
"Target-target ini kita susun untuk mengukur sejauh mana pembangunan daerah berjalan sesuai visi dan misi Kabupaten Malinau 2025–2029," ujar Wempi.
Ia menambahkan, pencapaian target ekonomi makro ini akan didorong oleh berbagai program prioritas, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor perekonomian, pembangunan infrastruktur, hingga profesionalitas tata kelola pemerintahan.
"Dengan sinergi semua pihak, kami yakin target ekonomi makro ini dapat terealisasi dan menjadi landasan bagi kesejahteraan masyarakat Malinau," tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Malinau berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pelaku usaha dan masyarakat, dapat mendukung upaya pencapaian target ekonomi makro ini. Dengan kerja sama, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor. (*dip)
Editor : Azwar Halim