MALINAU – Perayaan budaya terbesar di Kabupaten Malinau, Irau Malinau yang diadakan 2 tahun sekali ini dipastikan akan semakin semarak dengan kehadiran dua legenda musik Indonesia, Slank dan Iwan Fals.
Kedua nama besar ini dijadwalkan tampil dalam rangkaian acara yang mengusung semangat pelestarian budaya, lingkungan, dan kearifan lokal.
Sekretaris Daerah Malinau Ernes Silvanus, menyampaikan, keterlibatan dua ikon musik nasional ini bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari upaya strategis untuk menjadikan Irau sebagai panggung budaya kelas nasional.
"Slank akan tampil di pembukaan. Mereka ingin kembali dan melihat langsung kekayaan adat kita. Kalau Iwan Fals bukan hanya akan tampil, tapi juga tinggal selama empat hari di Malinau," jelasnya.
Lebih dari sekadar musisi tamu, Iwan Fals juga direncanakan akan menciptakan lagu khusus untuk Malinau, sekaligus mengikuti aksi penanaman pohon bersama para kepala adat. Gerakan ini menjadi simbol kelestarian terhadap alam dan warisan budaya.
Irau Malinau 2025 sendiri mengangkat tema Negeri Sang Pengendali Air, yang menggambarkan hubungan erat masyarakat adat Malinau dengan sumber daya air dan alam sekitarnya.
Tema ini terinspirasi dari nilai-nilai pelestarian yang digambarkan dalam budaya populer, namun dihidupkan dengan konteks lokal yang kuat. Tema ini juga menegaskan Malinau memiliki Potensi Hidro yang cukup luas dari berbagai aspek.
Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan sejumlah rangkaian besar, seperti seminar nasional bertema lingkungan dan adat, talkshow bersama tokoh lintas agama, serta pementasan seni dari berbagai suku di Malinau.
"Kami ingin Malinau tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kearifan lokal dan kerukunan warganya. Anak-anak muda kita harus bangga, dan tahu bahwa mereka punya budaya yang luar biasa," tambahnya.
Kehadiran Slank dan Iwan Fals diyakini akan menjadi daya tarik utama, sekaligus momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Malinau. (*dip)
Editor : Azwar Halim