MALINAU – Antusiasme tinggi masyarakat Kecamatan Malinau Kota dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah, yang jatuh pada Sabtu (28/6).
Pemerintah Kecamatan Malinau Kota menggelar Festival Jepen dan Pawai Ta’arufyang berlangsung semarak di kawasan Sentra UMKM Malinau.
Kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf yang melibatkan lebih dari 500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.
Pawai ini dimulai dari depan Pasar Pelangi, Desa Malinau Kota, dan berakhir di Sentra UMKM.
Arak-arakan tersebut menjadi simbol hijrah, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi awal penanggalan kalender Islam.
Acara dilanjutkan dengan Festival Jepen, yang menampilkan 27 grup penari dari dua kategori, yakni pelajar dan umum.
Total peserta mencapai 324 orang. Untuk kategori pelajar, terdapat 4 grup putra dan 8 grup putri, sedangkan pada kategori umum, 3 grup putra dan 12 grup putri turut ambil bagian.
Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf menyampaikan, apresiasinya dan harapan kepada seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai ajang introspeksi dan perbaikan diri.
"Setelah kita meneladani hijrah lewat Pawai Ta’aruf, kita lanjutkan dengan pelestarian seni budaya melalui Festival Jepen. Tarian ini adalah warisan budaya masyarakat Tidung dan Bulungan, yang selalu menjadi pembuka setiap perayaan," ujarnya.
Ketua panitia, Yansen juga menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam, mempererat silaturahmi, dan melestarikan budaya lokal.
"Kami berharap, kegiatan ini bisa terus berkembang dan menjadi bagian dari kalender wisata religi di Kecamatan Malinau Kota," ungkap yansen.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi penanda bahwa budaya lokal dan nilai-nilai agama dapat berjalan beriringan dalam menumbuhkan kebersamaan.
Ini juga mencerminkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik di tahun baru 1447 Hijriyah. (*dip)
Editor : Azwar Halim