MALINAU– Sebanyak 499 mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Malinau.
Para mahasiswa ini akan mengabdi selama 40 hari, terhitung sejak 18 Juni hingga 25 Juli 2025, menyebar ke 37 desa di 6 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.
Kegiatan KKN ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBT.
Ketua LPPM UBT, Sulidah, menyebutkan bahwa tahun ini jumlah peserta KKN mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun lalu hanya sekitar 1.300 peserta, sementara tahun ini mencapai 1.540 orang secara keseluruhan, tersebar di lima wilayah Nunukan, Bulungan, Malinau, Tana Tidung, dan Tarakan. Di Malinau sendiri ada 499 orang," jelasnya.
Sebanyak 37 kelompok KKN akan menjalankan program kerja di berbagai bidang, dengan tema utama tahun ini adalah ketahanan pangan, sesuai dengan arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Meski demikian, mahasiswa tetap diberikan ruang untuk merancang program kerja yang menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat desa masing-masing.
"Masyarakat butuh apa, prokernya diarahkan ke situ. Tapi secara umum tetap mengacu pada isu ketahanan pangan," tambahnya.
Selain ketahanan pangan, peserta juga dibekali dengan pengetahuan di bidang ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan isu mikroplastik.
Pembekalan tersebut diharapkan membuat mahasiswa mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjawab kebutuhan masyarakat desa secara holistik.(*dip)
Editor : Azwar Halim