Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Respen Tubu dan Malinau Kota Masih Terendam Banjir, Warga Diminta Waspada

Radar Tarakan • Jumat, 11 April 2025 | 20:37 WIB
BELUM SURUT: Kondisi banjir di daerah Respen Tubu. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
BELUM SURUT: Kondisi banjir di daerah Respen Tubu. FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

MALINAU – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama dua hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, dilanda banjir. Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Malinau, Ferdian, menyampaikan bahwa banjir mulai melanda sejak pagi hari akibat luapan beberapa sungai besar di wilayah tersebut.

Wilayah yang paling terdampak antara lain Kecamatan Malinau Utara dan Malinau Kota. Di Malinau Utara, desa-desa yang terendam antara lain Salap, Putat, Belayan, Luso, Respen Tubu, Malinau Seberang, serta Kaliamok.

“Di Respen Tubu sendiri air sudah masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap Ferdian kepada Radar Tarakan, Jumat (11/4).

Sementara itu banjir juga merendam beberapa wilayah lain seperti Desa Pelita, Pulau Betung, Tanjung Belimbing, serta beberapa RT di Malinau Kota, yakni RT 1, RT 5, RT 10, RT 15, dan RT 20. “Ketinggian air mencapai sekitar 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa.” ujarnya.

Ferdian juga menjelaskan bahwa banjir ini terjadi akibat kombinasi curah hujan lokal dan kiriman air dari hulu sungai. Beberapa sungai besar seperti Sungai Simandurut, Sesayap, dan Warot mengalami kenaikan debit air yang cukup drastis.

Meski demikian, Ferdian menyatakan bahwa banjir di wilayah ini biasanya bersifat fluktuatif.

“Kalau tidak hujan lagi, biasanya air cepat turun. Tapi kalau malam ini hujan lagi, kemungkinan baru akan surut besok,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Ferdian mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi sengatan listrik, binatang liar dan serangga berbahaya yang terbawa arus. Ia juga meminta agar anak-anak tidak bermain di sekitar lokasi banjir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Petugas Tagana bersama, BPBD Malinau dan tim penanggulangan bencana terus melakukan pemantauan di lokasi dan bersiap melakukan evakuasi jika kondisi memburuk. Bantuan logistik juga mulai disiapkan untuk warga terdampak. (*dips)

Editor : Azwar Halim
#Respen Tubu #kaltara #banjir #waspada #malinau #hujan