MALINAU - Jalan poros nasional Malinau-Krayan mengalami amblas, hal tersebut memberikan damapkan putusnya akses jalan jalan pada Jumat (21/2) pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malinau, H. Iwan Dharma Yuana, S.Sos., M.Si mengatakan, dari pemantauan yang dilakukan meski terjadi amblas yang memutus jalan, pihaknya tidak melihat adanya longsor.
“Menurut pengamatan kami itu sebenarnya belum terjadi longsor, tapi terjadi patahan pada badan jalan yang menuju Desa Paking," ungkapnya.
Adapun patahan yang terjadi cukup dalam sehingga berbahaya sekali untuk di lewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.
"Perkiraan untuk terjadi longsor sangat memungkinkan karena intensitas hujan akhir ini sangat tinggi, karena kami lihat air itu mengerus badan jalan memungkinkan sekali untuk terjadinya longsir," ucap iwan.
Upaya yang di lakukan sejauh ini oleh BPBD Malinau memberikan rambu hati-hati untuk pengguna jalan yang hendak melintasi jalan poros itu. (dps