Liburan ke Sorong? Jangan Pulang Sebelum Bawa 7 Oleh-Oleh Khas Papua Barat Daya Ini

Rahul • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:50 WIB
Abon Gulung Khas Sorong (Sumber: Instagram @billybakerysorong)
Abon Gulung Khas Sorong (Sumber: Instagram @billybakerysorong)

SORONG – Berkunjung ke Sorong, Papua Barat Daya, bukan hanya soal menikmati keindahan alam dan menjelajahi berbagai destinasi wisata. Kota yang menjadi salah satu pintu masuk menuju kawasan wisata Papua ini juga menyimpan beragam kuliner khas yang menarik untuk dicoba.

Bagi wisatawan, membawa buah tangan menjadi salah satu cara untuk mengabadikan pengalaman perjalanan. Sorong menawarkan banyak pilihan oleh-oleh, mulai dari kue tradisional, camilan renyah, kopi, hingga produk herbal.

Setiap makanan memiliki cita rasa dan karakteristik berbeda. Berikut tujuh oleh-oleh khas Sorong yang bisa menjadi pilihan untuk dibawa pulang bagi keluarga maupun kerabat.

1. Abon Gulung

<AsyncImage query="Abon gulung Sorong Papua oleh oleh" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Salah satu kudapan yang cukup dikenal sebagai buah tangan dari Sorong adalah Abon Gulung. Makanan ini memiliki bentuk gulungan dengan tekstur lembut dan isian abon sapi yang gurih.

Perpaduan roti dan abon membuat kudapan ini cocok disantap sebagai camilan maupun pengganjal perut. Isian abon yang melimpah juga menjadi salah satu daya tariknya.

Selain rasa abon sapi, tersedia sejumlah varian lain yang dapat dipilih, seperti pedas, asin, cokelat, sosis, dan susu. Pilihan rasa tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin mencoba lebih dari satu jenis.

Kemasan yang praktis membuat Abon Gulung cukup mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Harganya pun relatif terjangkau sehingga sering menjadi pilihan untuk dibagikan kepada keluarga atau teman.

Salah satu tempat yang dapat didatangi untuk mencari Abon Gulung adalah Billy Bakery di Jalan Ahmad Yani, Klakublik, Distrik Sorong.

2. Kue Lontar

<AsyncImage query="Kue lontar Papua pie susu khas Papua" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Pencinta camilan manis bisa memasukkan Kue Lontar ke dalam daftar oleh-oleh. Kudapan berbentuk bundar ini sekilas menyerupai pie susu dengan bagian tengah berwarna kuning keemasan.

Kue Lontar dikenal dalam kuliner Papua dan memiliki tekstur lembut dengan rasa manis serta gurih. Bagian luarnya memberikan sensasi berbeda ketika disantap bersama isian yang creamy.

Bahan pembuatannya antara lain telur, susu kental manis, tepung terigu, margarin, dan vanila.

Nama lontar disebut berasal dari istilah Belanda ronde taart yang berarti kue bundar. Kudapan ini juga kerap hadir dalam berbagai perayaan dan acara keluarga di Papua.

Ukurannya yang cukup besar membuat Kue Lontar cocok dijadikan buah tangan untuk dinikmati bersama-sama. Bentuknya yang khas juga membuatnya menarik bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa lokal.

3. Keripik Keladi

<AsyncImage query="Keripik keladi khas Sorong Papua" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Bagi wisatawan yang menyukai camilan gurih dan renyah, Keripik Keladi bisa menjadi pilihan. Makanan ringan ini dibuat dari umbi keladi yang diiris tipis, kemudian digoreng hingga menghasilkan tekstur renyah.

Bumbu yang digunakan dapat berupa garam, bawang putih, cabai, dan jahe. Perpaduan rempah tersebut menghasilkan rasa gurih dengan aroma yang khas.

Keripik Keladi juga tersedia dalam beberapa pilihan rasa, termasuk pedas, manis, dan asin gurih. Kudapan ini cocok disantap saat bersantai, menemani minum kopi, atau menjadi camilan selama perjalanan.

Di Sorong, wisatawan dapat mencari Keripik Keladi di Industri Keripik Sanyo, Jalan Bangau II, Remu Utara, Distrik Sorong, maupun Keripik Keladi Karmina di Jalan Kresna, Klasaman, Distrik Sorong.

4. Keripik Sukun

<AsyncImage query="Keripik sukun khas Papua oleh oleh" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Tak hanya keladi, buah sukun juga diolah menjadi camilan khas yang menarik untuk dibawa pulang. Keripik Sukun dibuat dari buah sukun yang dipotong tipis, dibumbui, lalu digoreng hingga kering.

Hasilnya berupa keripik dengan tekstur renyah dan rasa gurih yang berpadu dengan cita rasa alami sukun.

Camilan ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh berupa makanan ringan. Karena termasuk kudapan kering, Keripik Sukun praktis dimasukkan ke dalam tas dan dibagikan kepada keluarga.

Harga yang ditawarkan di berbagai toko oleh-oleh dapat berbeda, tergantung ukuran kemasan dan jenis produk yang dipilih.

5. Kopi Senang

<AsyncImage query="Kopi Senang Sorong Papua kemasan" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Untuk penggemar kopi, Kopi Senang menjadi salah satu pilihan buah tangan yang menarik dari Sorong.

Kopi ini dikenal sebagai salah satu produk kopi legendaris di kota tersebut. Varian yang tersedia antara lain robusta dan arabika, sehingga pencinta kopi dapat memilih sesuai selera.

Aroma dan cita rasa kopi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin membawa pulang produk khas daerah.

Kemasan yang praktis juga memudahkan kopi dibawa dalam perjalanan tanpa memakan banyak ruang di bagasi.

Jika ingin mencarinya, wisatawan dapat mendatangi kedai Kopi Senang Sorong yang berada di Jalan Pendidikan No. Km 8, Malaingkedi.

6. Sari Buah Merah

<AsyncImage query="Sari buah merah Papua botol oleh oleh" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Selain makanan ringan, Sorong juga memiliki pilihan oleh-oleh berupa produk olahan buah khas Papua, salah satunya Buah Merah.

Buah yang dikenal dengan warna merah pekat ini banyak dimanfaatkan masyarakat Papua sebagai bahan pangan maupun olahan tradisional.

Bagi wisatawan, produk Buah Merah yang telah dikemas dalam bentuk sari buah dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk dibawa pulang.

Sari Buah Merah biasanya dijual dalam kemasan botol. Produk ini dapat ditemukan di sejumlah toko oleh-oleh di Sorong.

Dalam materi sumber, harga yang dicantumkan sekitar Rp80.000 per botol. Harga tersebut dapat berbeda sesuai merek, ukuran, dan tempat pembelian.

7. Sarang Semut

<AsyncImage query="Sarang semut Papua herbal kering kemasan" aspectRatio="5:3" width="100%"/>

Oleh-oleh khas Sorong berikutnya adalah Sarang Semut, produk herbal yang cukup dikenal di Papua.

Tanaman ini memiliki bentuk yang khas dengan bagian dalam berongga menyerupai labirin. Rongga tersebut menjadi tempat hidup semut, sehingga tanaman ini dikenal dengan nama sarang semut.

Dalam perdagangan, sarang semut umumnya ditemukan dalam bentuk kering, bubuk, maupun kapsul.

Produk ini kerap dicari wisatawan yang tertarik dengan tanaman herbal khas Papua. Namun, klaim mengenai manfaat pengobatan penyakit seperti kanker atau jantung perlu dibedakan dari bukti medis yang telah terbukti. Sarang semut tidak dapat dianggap sebagai pengganti pengobatan dokter.

Bagi yang ingin melihat produk tersebut, salah satu tempat yang tercantum dalam materi sumber adalah UD Fira Sarang Semut di Jalan Selat Sunda, Remu Selatan.

Oleh-Oleh Khas Sorong untuk Melengkapi Perjalanan

Sorong menawarkan beragam pilihan buah tangan dengan karakteristik yang berbeda. Abon Gulung dan Kue Lontar cocok untuk pencinta kudapan, sedangkan Keripik Keladi dan Keripik Sukun dapat menjadi teman bersantai.

Bagi penikmat minuman, Kopi Senang menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Sementara itu, sari Buah Merah dan Sarang Semut dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mengenal produk olahan khas Papua.

Sebelum membeli, pastikan memperhatikan kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta ketentuan membawa produk pangan atau herbal saat melakukan perjalanan.

Dengan begitu, pengalaman menjelajahi Sorong tidak hanya meninggalkan kenangan wisata, tetapi juga membawa cita rasa khas Papua Barat Daya untuk dinikmati bersama keluarga.

Editor : Rahul
tarakan kaltara