Bikin Steak Ala Restoran di Rumah, Begini Trik Dapat Golden Crust dan Juicy

Rahul • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB
Potret steak rumahan yang memiliki crust golden dan daging yang juicy. (Sumber: instagram.com/@willgoz)

Namun, tetap perhat
Potret steak rumahan yang memiliki crust golden dan daging yang juicy. (Sumber: instagram.com/@willgoz) Namun, tetap perhat

Membuat steak dengan tampilan seperti hidangan restoran ternyata bisa dilakukan dari dapur rumah. Tidak harus menggunakan peralatan mahal, teknik memasak yang tepat dengan stainless pan sudah cukup untuk menghasilkan permukaan steak kecokelatan dan bagian dalam yang tetap juicy.

Teknik yang dibagikan @willgoz ini menekankan pentingnya suhu pan sebelum daging dimasak. Pan harus benar-benar panas agar steak bisa langsung mengalami proses searing dan membentuk crust yang cantik.

Selain itu, penggunaan butter pada tahap akhir memasak juga menjadi salah satu kunci. Butter digunakan untuk membasahi permukaan steak berulang kali sehingga aroma dan rasa gurihnya semakin keluar.

Peralatan yang dibutuhkan:

Jika tersedia, oven atau air fryer dapat digunakan untuk membantu proses resting pada suhu sekitar 65–70 derajat Celsius.

Bahan yang diperlukan:

Cara Memasak Steak

1. Persiapkan daging

Gunakan potongan steak berkualitas dengan ketebalan yang sesuai. Dalam teknik ini, daging yang digunakan memiliki ketebalan sekitar 3,5 cm.

Sebelum dimasak, pastikan permukaan steak cukup kering. Daging yang terlalu basah akan membuat proses searing kurang maksimal sehingga crust lebih sulit terbentuk.

2. Buat pan benar-benar panas

Letakkan stainless pan di atas kompor menggunakan api besar. Biarkan pan memanas hingga mencapai kondisi sangat panas.

Tahap ini penting karena steak membutuhkan permukaan panas untuk mendapatkan warna kecokelatan yang menarik sekaligus membentuk lapisan crust.

3. Bumbui dengan garam

Taburkan garam secara merata pada steak sesaat sebelum daging masuk ke dalam pan.

Setelah itu, tambahkan sedikit minyak ke pan yang sudah panas.

4. Searing daging

Letakkan steak di atas pan. Biarkan satu sisi bersentuhan dengan permukaan pan sampai warnanya berubah menjadi golden brown dan crust mulai terbentuk.

Balik steak untuk memasak sisi berikutnya. Untuk potongan dengan ketebalan sekitar 3,5 cm, teknik ini menggunakan waktu kurang lebih 2,5 menit pada masing-masing sisi.

Namun, waktu memasak tetap perlu disesuaikan dengan ketebalan daging dan tingkat kematangan yang diinginkan.

5. Tambahkan butter

Menjelang proses memasak selesai, masukkan butter ke dalam pan.

Saat butter meleleh, gunakan sendok untuk mengambil lelehan butter kemudian siramkan berulang kali ke permukaan steak. Teknik ini dikenal sebagai butter basting dan membantu memberikan aroma serta rasa gurih yang lebih kuat.

6. Jangan langsung dipotong

Setelah steak selesai dimasak, jangan buru-buru memotongnya.

Istirahatkan daging terlebih dahulu. Jika menggunakan oven atau air fryer, suhu bisa diatur sekitar 65–70 derajat Celsius dan steak diistirahatkan selama kurang lebih 7–8 menit.

Jika tidak memiliki oven atau air fryer, steak bisa diistirahatkan langsung di pan selama beberapa menit sebelum dilanjutkan dengan proses resting sesuai teknik yang digunakan.

7. Potong dan sajikan

Setelah resting selesai, iris steak menggunakan pisau tajam. Sajikan bersama saus favorit dan pelengkap seperti kentang, sayuran, atau salad.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi ketika membuat steak adalah memasukkan daging saat pan belum cukup panas. Akibatnya, daging justru lebih banyak mengeluarkan cairan dan permukaannya sulit mendapatkan crust yang maksimal.

Karena itu, pastikan stainless pan benar-benar panas sebelum steak diletakkan di atasnya.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah jangan terlalu sering membolak-balik daging. Berikan waktu agar setiap sisi steak mendapatkan kontak yang cukup dengan permukaan pan sehingga warna kecokelatan bisa terbentuk dengan baik.

Ketebalan daging juga sangat menentukan waktu memasak. Steak yang lebih tipis tentu membutuhkan waktu berbeda dibandingkan potongan yang tebal.

Bagi yang ingin mendapatkan tingkat kematangan lebih presisi, penggunaan termometer daging bisa membantu memantau suhu bagian dalam steak.

Setelah matang, resting juga sebaiknya tidak dilewatkan. Memberikan waktu istirahat sebelum steak dipotong membuat daging lebih siap disajikan dan tidak langsung dipotong ketika masih sangat panas.

Dengan daging yang bagus, stainless pan yang panas, sedikit minyak dan butter, steak ala restoran ternyata bisa dibuat sendiri di rumah.

Teknik dari @willgoz ini bisa dicoba bagi Anda yang ingin mendapatkan steak dengan permukaan golden brown, aroma butter yang harum, dan bagian dalam yang tetap juicy. Tinggal sesuaikan tingkat kematangan dengan selera, lalu nikmati bersama pelengkap favorit.

Editor : Rahul
tarakan kaltara