Menurut Budi, berbagai penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal memiliki kaitan erat dengan pola makan yang kurang baik serta minimnya aktivitas fisik. Karena itu, perubahan perilaku masyarakat perlu didukung melalui pendekatan yang dekat dengan keseharian anak muda, termasuk lewat platform digital.
Ia menilai media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk kebiasaan dan preferensi masyarakat. Oleh sebab itu, konten yang berkaitan dengan makanan diharapkan tidak hanya berfokus pada tren kuliner, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi dan seimbang.
Budi mengingatkan bahwa popularitas makanan yang kurang sehat di media sosial berpotensi mendorong masyarakat meniru kebiasaan yang tidak baik bagi kesehatan. Karena itu, ia mengajak para kreator untuk berperan aktif dalam membangun budaya makan yang lebih sehat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam peluncuran program Makan Dengan Makna, sebuah inisiatif yang merupakan bagian dari program global The Main Ingredient yang digagas TikTok. Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan RI dan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat melalui konten inspiratif, komunitas, dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, TikTok menyalurkan bantuan dana sebesar USD 200.000 melalui Foodbank of Indonesia. Donasi tersebut akan digunakan untuk menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.
Head of Public Policy TikTok Indonesia, Noudhy Valdryno, mengatakan program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan cara sederhana untuk memulai kebiasaan makan yang lebih sehat. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan bahan pangan lokal yang dimiliki Indonesia.
Peluncuran inisiatif ini didasari tingginya minat pengguna terhadap konten makanan dan gaya hidup sehat di TikTok, sehingga diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan pesan kesehatan kepada masyarakat luas.
Editor : Rahul