0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jangan Asal Seduh! Ini Cara Minum Teh Hijau agar Manfaatnya Lebih Maksimal

Rahul • Jumat, 10 Juli 2026 | 07:34 WIB
Ilustrasi-Teh hijau yang kaya manfaat
Ilustrasi-Teh hijau yang kaya manfaat

Belakangan ini teh hijau atau green tea semakin digemari masyarakat. Minuman ini tidak hanya dinikmati sebagai minuman sehari-hari, tetapi juga kerap dijadikan bahan tambahan dalam berbagai olahan makanan.

Meski begitu, masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa cara dan waktu mengonsumsi teh hijau dapat memengaruhi manfaat yang diperoleh tubuh. Menyeduh dan meminumnya dengan tepat diyakini dapat membantu tubuh menyerap kandungan nutrisinya secara lebih optimal.

Mengutip informasi dari Eating Well, teh hijau kaya akan senyawa alami bernama katekin, yaitu kelompok flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Salah satu jenis katekin yang paling banyak diteliti adalah epigallocatechin gallate (EGCG), yang dikenal mampu membantu melawan radikal bebas sekaligus mengurangi peradangan dalam tubuh.

Selain rendah kalori dan tidak mengandung gula, teh hijau juga dapat dinikmati kapan saja, baik pada pagi, siang, maupun malam hari. Direktur Global Regulatory Affairs and Health Science Lipton Teas and Infusions, Joy Dubost, Ph.D., RD, menjelaskan bahwa waktu terbaik mengonsumsi teh hijau pada dasarnya adalah saat seseorang merasa paling nyaman untuk meminumnya.

Namun, jika tujuan utamanya adalah memperoleh manfaat antioksidan secara maksimal, mengonsumsi teh hijau pada pagi hari saat perut masih kosong dinilai dapat menjadi pilihan. Dalam kondisi tersebut, tubuh tidak perlu bersaing dengan zat gizi lain sehingga penyerapan katekin bisa berlangsung lebih baik.

Sebaliknya, makanan yang mengandung protein, serat, maupun beberapa jenis mineral dapat mengurangi penyerapan flavonoid. Kandungan tersebut berpotensi mengikat senyawa antioksidan sehingga lebih sulit diserap selama proses pencernaan.

Ahli gizi terdaftar dari Trainer Academy, Chrissy Arsenault, MBA, RDN, menyarankan agar teh hijau dikonsumsi sekitar dua jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. Cara ini dipercaya dapat membantu tubuh memperoleh manfaat antioksidan dari teh hijau secara lebih optimal.

Editor : Rahul
#teh hijau #tarakan #kaltara