Radar Tarakan - Asma merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia. Umumnya, kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor seperti debu, asap rokok, bulu hewan, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus, hingga paparan bahan kimia tertentu.
Meski begitu, penyebab pasti asma masih belum diketahui secara jelas. Namun, penderita asma diketahui memiliki saluran pernapasan yang lebih peka dibandingkan orang lain.
Dilansir dari Halodoc, penderita asma dapat mengalami berbagai gejala yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi masing-masing individu.
Beberapa keluhan yang umum dialami meliputi rasa sesak di dada, batuk yang sering kali muncul pada malam hari atau dini hari, kesulitan bernapas, serta mengi yang ditandai dengan suara siulan saat menghembuskan napas.
Pada anak-anak, gejala asma bisa menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, terutama saat memasuki masa remaja.
Namun, bagi anak-anak dengan gejala asma yang cukup parah, kondisi tersebut bisa menetap atau bahkan kambuh kembali di kemudian hari.
Dilansir dari Hindustan Times, Divya Achrekar, Wakil Manajer Nutrisi Klinis dan Dietetika di Rumah Sakit Anak Narayana Health SRCC, Mumbai, berbagi soal makanan yang sebaiknya dihindari oleh anak penderita asma. Makanan-makanan tersebut antara lain:
1. Salisila
Salisila ditemukan dalam kopi, teh, dan beberapa produk olahan, ini dapat memicu gejala asma.
2. Daging Merah dan Berlemak
Pola makan yang banyak mengandung daging merah dan berlemak dikaitkan dengan kontrol asma yang lebih buruk.
3. Produk Susu
Susu, keju, dan yoghurt dapat memicu gejala pada anak-anak yang sensitif terhadap susu.
4. Pemanis Buatan dan Aditif
Bahan-bahan seperti aspartam, pewarna makanan, dan nitrat dapat memperburuk asma.
5. Makanan yang Mengandung Sulfit
Beberapa jenis makanan yang mengandung sulfit dan berpotensi memicu asma antara lain buah kering, jeruk nipis dalam kemasan, udang, makanan yang diawetkan seperti acar, papad, serta berbagai makanan olahan.
6. Makanan Olahan dan Gorengan
Makanan cepat saji, camilan yang digoreng, dan makanan kemasan sering kali mengandung lemak trans dan zat aditif yang meningkatkan peradangan saluran napas.
7. Makanan Manis dan Karbohidrat Olahan
Makanan manis dan karbohidrat olahan yang berlebihan meningkatkan peradangan dan mengakibatkan penambahan berat badan, yang dikaitkan dengan kontrol asma yang lebih buruk.
8. Alergen Umum
Telur, kacang tanah, kacang pohon, kedelai, gandum, jamur, ikan, dan kerang sering menjadi pemicu bagi anak-anak dengan asma dan alergi makanan.
Editor : Azwar Halim