Astra Motor Kaltim 1 Berikan Tips: Motor Jarang Dipakai Tetap Wajib Servis Berkala

Rahul • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:05 WIB
Motor Jarang Dipakai Tetap Wajib Servis Berkala
Motor Jarang Dipakai Tetap Wajib Servis Berkala

BALIKPAPAN – Motor yang jarang digunakan bukan berarti terbebas dari kebutuhan perawatan. Justru ketika kendaraan lebih banyak terparkir, sejumlah komponen tetap dapat mengalami penurunan kondisi.

Melalui jaringan bengkel resmi AHASS, Astra Motor Kaltim 1 mengingatkan konsumen untuk tetap melakukan servis berkala demi menjaga performa dan keamanan sepeda motor Honda.

Masih banyak anggapan bahwa motor yang jarang digunakan dan memiliki jarak tempuh rendah belum membutuhkan servis. Padahal, sejumlah komponen kendaraan dapat mengalami perubahan kualitas meskipun motor tidak sering dikendarai.

Menurut rekomendasi AHASS, servis berkala sebaiknya dilakukan setiap 2.000–4.000 kilometer atau setiap tiga bulan sekali, mana yang tercapai lebih dahulu.

Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1, Iqbal Safii, menjelaskan bahwa perawatan berkala bukan hanya ditentukan oleh jumlah kilometer yang sudah ditempuh.

“Motor yang jarang digunakan tetap membutuhkan perawatan secara berkala. Ada beberapa komponen yang kondisinya dapat menurun meskipun kendaraan lebih banyak diam, seperti oli mesin, aki, karet dan seal, bahan bakar, hingga tekanan ban. Karena itu, jangan menunggu muncul masalah baru melakukan servis. Servis berkala di AHASS menjadi langkah penting untuk menjaga performa, keamanan, dan kenyamanan berkendara,” ujar Iqbal Safii.

Mengapa Motor Jarang Dipakai Tetap Harus Diservis?

Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan pemilik sepeda motor yang jarang digunakan.

1. Oli Mesin Tetap Mengalami Penurunan Kualitas

Oli dapat mengalami oksidasi dan menyerap uap air. Seiring waktu, kualitas pelumas dapat menurun sehingga kemampuan melindungi komponen mesin tidak lagi optimal.

2. Aki Tetap Dapat Kehilangan Daya

Aki mengalami proses self-discharge meskipun kendaraan tidak digunakan. Jika terlalu lama dibiarkan, aki berisiko kehilangan daya dan membuat motor sulit dihidupkan.

3. Karet dan Seal Dapat Mengalami Penuaan

Komponen berbahan karet seperti seal dan O-ring tetap dapat mengalami perubahan kondisi karena faktor usia. Seiring waktu, komponen tersebut dapat menjadi getas atau mengalami keretakan.

4. Bahan Bakar Dapat Mengalami Penurunan Kualitas

BBM yang tersimpan terlalu lama dapat mengalami penurunan kualitas dan berpotensi membentuk endapan yang dapat mengganggu sistem bahan bakar.

5. Debu dan Kelembapan Tetap Memengaruhi Kendaraan

Motor yang lebih banyak terparkir tetap terpapar debu dan kelembapan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi sejumlah komponen dan meningkatkan risiko terjadinya korosi.

6. Tekanan Ban Dapat Berkurang

Ban secara alami dapat kehilangan tekanan angin meskipun kendaraan tidak digunakan. Tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi kenyamanan maupun keamanan saat berkendara.

7. Sistem Keselamatan Tetap Harus Diperiksa

Rem, lampu, suspensi, rantai, ban, serta sistem kelistrikan perlu dipastikan berada dalam kondisi optimal sebelum motor kembali digunakan. 

Editor : Rahul
tarakan Kaltim 1 kaltara Astra Motor balikpapan