Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Momen Tepat Investasi di Kaltim, Tawarkan Sektor Energi, Pariwisata hingga Agribisnis                                                                 

Radar Tarakan • Selasa, 24 September 2024 | 09:08 WIB

 

IST/KP ONE ON ONE: Sesi one on one meeting antara pengelola proyek dengan calon investor. Salah satu sesi utama dalam Mahakam Investment Forum 2024.
IST/KP ONE ON ONE: Sesi one on one meeting antara pengelola proyek dengan calon investor. Salah satu sesi utama dalam Mahakam Investment Forum 2024.

SAMARINDA - Sebagai upaya strategis untuk tingkatkan investasi di daerah, Pemprov Kaltim menggelar The Journey of Mahakam Investment Forum 2024 di Kuta, Bali.

Sebagai implementasi Strategi Peningkatan Investasi Melalui Akselerasi Layanan Investasi di Kaltim (Seni Asli Kaltim).

Serta mempercepat transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam dan memperkuat infrastruktur wilayah.

Forum tersebut menghadirkan berbagai proyek investasi unggulan. Termasuk proyek hilirisasi industri serta kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan kawasan industri yang telah dilengkapi pra-studi kelayakan (pre-feasibility study).

Digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim pada 19-20 September. Dengan partisipasi 100 peserta dari berbagai sektor.

Kepala DPMPTSP Fahmi Prima Laksana mengatakan, Kaltim saat ini berada di momen yang sangat penting dengan proyek besar seperti pembangunan IKN.

Dan berbagai peluang investasi yang muncul dari pembangunan infrastruktur dan sektor-sektor strategis lainnya. Mulai dari energi, pariwisata, hingga agribisnis.

“Forum tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan minat dan realisasi investasi di Kaltim. Yang menampilkan pengelola kawasan dan proyek Green Investment and Blue Economy," ujarnya, kemarin (22/9).

Dengan dua sesi utama, yaitu project expose yang dipandu oleh moderator. Serta sesi one on one meeting antara pengelola proyek dengan calon investor.

Termasuk juga penandatanganan dua nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) kerja sama investasi.

Antara Anhui Guanxin Agrochemical dengan PT Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK), serta antara Zheijing Ruizhi Fuel Co Ltd dengan Fajar Bumi Bhakti.

Bertemakan "Integrated Promotion of East Kalimantan as The Superhub of the Capital City of Nusantara”, promosi terintegrasi yang menyatakan Bumi Etam siap memanfaatkan potensi wilayahnya.

"Kerjasama ini mencakup sektor pertanian dan pengolahan bahan baku biomassa yang merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sister-province antara Kaltim dan Provinsi Anhui, Tiongkok," sebut Fahmi.

Turut hadir pula Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim, Ujang Rachmad. Dia menyebut perlunya akselerasi dan percepatan dalam menggalang investasi di Kaltim.

Tidak sekadar pendorong ekonomi, tetapi juga tonggak bagi pembangunan berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Melalui forum tersebut, kami berkomitmen menampilkan potensi terbaik Kaltim. Kami ingin menunjukkan kepada para investor bahwa daerah kita memiliki sumber daya alam, potensi energi terbarukan, serta komitmen kuat terhadap pengembangan ekonomi berbasis lingkungan. Apalagi posisi Kaltim sebagai superhub bagi IKN, memberikan peluang besar bagi semua pihak untuk ikut serta dalam transformasi ekonomi dan pembangunan jangka panjang," jelas Ujang. (ndu/jnr)

Editor : Azwar Halim
#samarinda #dpmptsp #sektor energi #Investasi di Kaltim #pariwisata #agribisnis