BALIKPAPAN - Cuaca di Kota Balikpapan dalam beberapa pekan terakhir sedang tidak dalam kondisi baik.
Peringatan gelombang tinggi kerap membuat nelayan sementara tidak pergi melaut. Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Balikpapan memastikan hal ini tidak mengganggu pasokan ikan.
Kepala DP3 Sri Wahjuningsih mengatakan, nelayan sudah menjalani profesi ini cukup lama. Mereka pun sudah paham jika gelombang pasang biasanya menahan diri untuk tidak melaut.
Apalagi dalam penyediaan stok ikan, tidak hanya berasal dari nelayan. “Kami juga mengandalkan punggawa-punggawa yang membeli ikan dari tengah laut dibawa ke Balikpapan," ungkapnya.
Yuyun memastikan ketersediaan ikan masih aman di pasar. Dia menyebutkan pasokan ikan bukan hanya dari peran nelayan.
Melainkan ada peran dari punggawa yang membeli hasil tangkapan dari tengah laut itu. Selain itu, pasokan ikan juga dari hasil budi daya.
"Ada 256 orang yang melakukan budi daya ikan-ikan tambak. Jadi membantu tidak hanya ikan laut," tuturnya.
Semua upaya ini membuat ketersediaan ikan untuk konsumsi warga Kota Beriman tidak terpengaruh. Meski cuaca buruk dan elombang tinggi. "Saat ini total nelayan Balikpapan berkisar 1.200 orang," tutupnya. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim